alexametrics

Polri Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Penipuan Jamaah Haji

loading...
Polri Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Penipuan Jamaah Haji
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar
A+ A-
JAKARTA - Penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan tujuh tersangka kasus penipuan biro perjalanan haji di Filipina yang telah menipu sekitar 177 calon jamaah haji (calhaj).

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan, tidak menutup kemungkinan akan bertambah lagi jumlah tersangka. "Dari perkembangan pemeriksaan bisa terjadi peningkatan jumlah tersangka," kata Boy Rafli di lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin.

"Sementara tujuh orang ya (tersangka). Mereka yang jadi koordinator atau tanpa hak melakukan kegiatan sebagaimana layaknya penyelenggara resmi haji," imbuhnya.

Boy Rafli menjelaskan, ada juga satu di Filipina yang menjadi tersangka. "Orang Filipina, tapi infonya punya dua kewarganegaraan dan saat ini itu yang serius ditangani otoritas Filipina," ucapnya.

Lebih lanjut Boy Rafli menuturkan, masih ada sembilan warga negara Indonesia (WNI) masih ada sembilan orang yang tertahan di Filipina guna menjalani pemeriksaan.

"Sembilan warga negara kita masih ditahan untuk kepentingan saksi. Masih di KBRI dibutuhkan keterangannya dan kesaksiannya diminta pengadilan setempat," tuturnya.

Boy mengatakan, kejadian ini dapat digolongkan sebagai kejahatan yang terorganisir. Adanya penyalahgunaan yang dilakukan oknum tertentu guna memanfaatkan keterbatasan kuota jamaah haji Indonesia.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top