PKB Tegaskan KKIR Belum Diskusikan Duet Prabowo dengan Airlangga atau Erick Thohir
Rabu, 21 Juni 2023 - 19:29 WIB
loading...
PKB mengingatkan PAN agar tetap menghargai perjalanan 10 bulan Gerindra-PKB. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Menteri BUMN Erick Thohir muncul sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto . Namun PKB menegaskan kedua nama tersebut belum pernah muncul dalam diskusi Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) antara Partai Gerindra dengan PKB.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB Syaiful Huda menjelaskan, Gerindra dan PKB ibarat dua orang yang sudah bertunangan. Kontrak politik KKIR secara menyatakan hanya Prabowo dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang menentukan. Karena itu, parpol lain yang mau bergabung, jangan sampai menjadi pihak ketiga.
“Jadi ini levelnya sudah level tunanganlah. Karena itu saya sampaikan ketika Golkar mau gabung, PAN mau gabung, kira-kira jangan jadi pihak ketiga karena ini sudah tunangan, sudah tinggal nentuin resepsinya,” kata Huda kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/6/2023).
Terkait wacana Prabowo-Airlangga, Huda mengaku, sampai hari ini tidak ada diskusi di KKIR soal duet Prabowo-Airlangga, karena di KKIR masih ada dua nama saja yakni Prabowo dan Cak Imin. “Sampai hari ini kita belum ada diskusi soal itu soal Pak Airlangga. Di koalisi PKB-Gerindra masih dua nama,” ujarnya.
Adapun PAN yang mengusulkan Erick Thohir, Huda juga menegaskan bahwa sejauh ini belum ada usulan itu. Meskipun, pihaknya memahami bahwa itu merupakan keinginan PAN, dan PAN juga belum masuk ke dalam KKIR sehingga masukan PAN ini belum bisa menjadi pertimbangan dan diskusi.
“Belum, belum ada, ya bisa kita pahami itu mungkin kemauan PAN. Nah masalahnya kan PAN belum masuk koalisi kita, jadi kalau toh PAN dorong, ya itu kira-kira posisinya belum menjadi bagian dari koalisi. Makanya belum ada obrolan soal itu,” terang Huda.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PKB Syaiful Huda menjelaskan, Gerindra dan PKB ibarat dua orang yang sudah bertunangan. Kontrak politik KKIR secara menyatakan hanya Prabowo dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang menentukan. Karena itu, parpol lain yang mau bergabung, jangan sampai menjadi pihak ketiga.
“Jadi ini levelnya sudah level tunanganlah. Karena itu saya sampaikan ketika Golkar mau gabung, PAN mau gabung, kira-kira jangan jadi pihak ketiga karena ini sudah tunangan, sudah tinggal nentuin resepsinya,” kata Huda kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/6/2023).
Terkait wacana Prabowo-Airlangga, Huda mengaku, sampai hari ini tidak ada diskusi di KKIR soal duet Prabowo-Airlangga, karena di KKIR masih ada dua nama saja yakni Prabowo dan Cak Imin. “Sampai hari ini kita belum ada diskusi soal itu soal Pak Airlangga. Di koalisi PKB-Gerindra masih dua nama,” ujarnya.
Adapun PAN yang mengusulkan Erick Thohir, Huda juga menegaskan bahwa sejauh ini belum ada usulan itu. Meskipun, pihaknya memahami bahwa itu merupakan keinginan PAN, dan PAN juga belum masuk ke dalam KKIR sehingga masukan PAN ini belum bisa menjadi pertimbangan dan diskusi.
“Belum, belum ada, ya bisa kita pahami itu mungkin kemauan PAN. Nah masalahnya kan PAN belum masuk koalisi kita, jadi kalau toh PAN dorong, ya itu kira-kira posisinya belum menjadi bagian dari koalisi. Makanya belum ada obrolan soal itu,” terang Huda.
Lihat Juga :