Airlangga Dianggap Pantas Dampingi Prabowo, Golkar: Realisasi Peleburan KIB dan KKIR
Rabu, 14 Juni 2023 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
"Ini (koalisi) kalau jadi bagus. Kenapa? Karena Gerindra secara suara pemenang nomor tiga, ini nomor dua, mempunyai presentasi. Di dalam KKIR, Gerindra adalah partai paling besar, lebih besar dari PKB. Dalam KIB, Golkar adalah yang lebih besar daripada PAN saya kira fair," ungkapnya.
"Ketika nanti bagaimana rumusannya kalau proposalnya disetujui/tidak disetujui ya namanya kan soal bagaimana nanti para empat ketua umum ini berunding," pungkasnya.
Sebelumnya, PAN menyatakan koalisi yang sedang dibangun bersama Gerindra, Golkar dan PKB berpeluang besar mengusung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden. Wacana pembentukan koalisi empat partai ini diungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga.
Keempat partai mendorong tokoh masing-masing untuk maju di Pilpres 2024. Gerindra mendorong Prabowo sebagai capres. Golkar juga mengusulkan nama Airlangga baik di posisi capres atau cawapres.
Sebelumnya, Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengirimkan kode kuat untuk merapat ke Koalisi Prabowo Subianto. Sebab, Airlangga tiba-tiba bertanya tentang Prabowo kepada wartawan, padahal saat itu wawancara perihal nasib KIB.
Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin mengatakan, kode dari Airlangga memang tampaknya menguatkan Golkar akan bergabung dengan poros Gerindra-PKB.
Bahkan menurut Ujang, Golkar memang lebih pas jika berkoalisi dengan poros Prabowo, ketimbang poros Ganjar Pranowo.
"Ketika nanti bagaimana rumusannya kalau proposalnya disetujui/tidak disetujui ya namanya kan soal bagaimana nanti para empat ketua umum ini berunding," pungkasnya.
Sebelumnya, PAN menyatakan koalisi yang sedang dibangun bersama Gerindra, Golkar dan PKB berpeluang besar mengusung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden. Wacana pembentukan koalisi empat partai ini diungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga.
Keempat partai mendorong tokoh masing-masing untuk maju di Pilpres 2024. Gerindra mendorong Prabowo sebagai capres. Golkar juga mengusulkan nama Airlangga baik di posisi capres atau cawapres.
Sebelumnya, Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengirimkan kode kuat untuk merapat ke Koalisi Prabowo Subianto. Sebab, Airlangga tiba-tiba bertanya tentang Prabowo kepada wartawan, padahal saat itu wawancara perihal nasib KIB.
Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin mengatakan, kode dari Airlangga memang tampaknya menguatkan Golkar akan bergabung dengan poros Gerindra-PKB.
Bahkan menurut Ujang, Golkar memang lebih pas jika berkoalisi dengan poros Prabowo, ketimbang poros Ganjar Pranowo.
Lihat Juga :