AHY Bakal Bertemu Puan, Ibas Pastikan Tak Tinggalkan Koalisi Perubahan

Rabu, 14 Juni 2023 - 09:39 WIB
loading...
AHY Bakal Bertemu Puan,...
Waketum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) memastikan bahwa komunikasi antara AHY dengan Puan Maharani tidak akan meninggalkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Waketum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) memastikan bahwa komunikasi antara Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani tidak akan meninggalkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Ibas memastikan bahwa pertemuan antar tokoh parpol itu merupkan hal yang baik dilakukan dan yang akan mengatur pertemuan adalah sekretaris jenderal (sekjen) dari dua parpol.

Baca juga: Soal Rencana Pertemuan Puan-AHY, Begini Sikap Megawati

"Saya mendengar dari sekjen partai, pemimpin partai yang day-to-day nya, kami fokus di parlemen, tentu kami mengikuti pemberitaan, sejauh ini telah terjadi pertemuan dan saya pikir hal yang baik. Apalagi, berkomunikasi seperti yang saya sampaikan," ujar Ibas kepada wartawan dikutip Rabu (14/6/2023).

Ibas juga memastikan bahwa KPP yang sudah terbentuk, Demokrat akan tetap konsisten menjaga kebersamaan dan tidak meninggalkan koalisi yang sudah ada. Seperti misalnya di DPR, walaupun berbeda kubu tapi tetap ada kesamaan sikap untuk hal tertentu seperti misalnya soal sistem pemilu proporsional terbuka.

"Begitu juga dengan koalisi yang sudah terbentuk, saya pikir pimpinan partai kami fokus dan konsisten menjaga kebersamaan yang telah terbentuk. Tapi kemudian kita tidak lantas meninggalkan elemen-elemen lain yang kiranya hari ini di parlemen kadang-kadang kita juga mendukung, seperti yang saya sampaikan tadi," terangnya.

"Terhadap proporsional, kita mendukung yang baik tapi sisi yang lain kita kritisi, bahkan kita menolak hal-hal yang dianggap tidak tetap di mata rakyat," imbuh Ketua Fraksi Demokrat DPR ini.

Terkait kapan pertemuan berlangsung, Ibas mengaku tidak tahu karena yang mengatur pertemuan adalah sekjen dari kedua parpol. Adapun kerja sama yang dibahas antara PDIP dengan Demokrat, menurut Ibas, itu bisa dilihat ke depannya karena dirinya belum bisa mengatakan sampai sejauh itu.

Yang pasti, kata dia, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan purna tugas pada tahun depan. Itu adalah amanat konstitusi dan Jokowi sudah menyelesaikan tugasnya secara paripurna dalam 10 tahun ini. Sehingga, situasi kehidupan politik dan isu-isu yang akan terjadi terjadi di Parlemen tidak bisa 100% terus bekerja sama.

"Apalagi kalau ada titik temu dalam hal tujuan partai dan kerakyatan ya tentu kita akan sepakat tapi di sisi lain karena kita tahu, kita berada di luar sebagai oposisi ya kita juga tak sedikit melakukan masukan-masukan, kritik-kritik yang tajam."

Baca juga: PKS Ragukan Kesungguhan PDIP Gaet AHY Jadi Cawapres Ganjar: Serius atau Basa-basi?

"Jadi saya tak bisa menganggap 100% kerja sama itu akan terjadi dalam satu tahun ke depan. Mengenai hasil pemilu nanti, ya kita lihat saja yaa, apa dan bagaimana format-format berikutnya yang akan terbentuk dari pemimpin yang akan melanjutkan pemeirntahan ke depan," pungkas Ibas.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Stasiun Manggarai Kembali...
Stasiun Manggarai Kembali Dibangun, Rute KRL Bakal Ada Perubahan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved