PKS Ragukan Kesungguhan PDIP Gaet AHY Jadi Cawapres Ganjar: Serius atau Basa-basi?
Selasa, 13 Juni 2023 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, Jazuli menegaskan, PKS merespons kunjungan Partai Demokrat ke PDIP, Demokrat ke partai lain atau Nasdem ke partai lain merupakan hal biasa. Apalagi, selama ini Tim 8 sudah intensif bertemu sehingga tidak mudah bagi Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) ini untuk berbalik badan.
"Selama ini tim delapan tiga partai itu sudah intensif bertemu, saya kira tidak mudah untuk balik arah balik badan dan seterusnya kalau diikuti dari pembicaraan di tim delapannya, saya kira tiga partai ini cukup solid," tegasnya.
Apalagi, Jazuli menambahkan, tidak ada keharusan bagi Demokrat untuk menyampaikan agenda pertemuannya dengan PKS. Sehingga, PKS harus berlapang dada dan tidak boleh terbawa perasaan.
"Kan juga tidak ada keharusan menyampaikan ke PKS. Yang penting pksnya yang harus legowo, lapang dada aja, enggak usah baper, masa politik baper. Kita mau mengelola Indonesia, enggak perlu baper ya, kaya ibu ibu ditinggal kawin lagi aja baper. Ini kan cuma orang silaturahim. Iya kan. Oke," tandas Jazuli.
"Selama ini tim delapan tiga partai itu sudah intensif bertemu, saya kira tidak mudah untuk balik arah balik badan dan seterusnya kalau diikuti dari pembicaraan di tim delapannya, saya kira tiga partai ini cukup solid," tegasnya.
Apalagi, Jazuli menambahkan, tidak ada keharusan bagi Demokrat untuk menyampaikan agenda pertemuannya dengan PKS. Sehingga, PKS harus berlapang dada dan tidak boleh terbawa perasaan.
"Kan juga tidak ada keharusan menyampaikan ke PKS. Yang penting pksnya yang harus legowo, lapang dada aja, enggak usah baper, masa politik baper. Kita mau mengelola Indonesia, enggak perlu baper ya, kaya ibu ibu ditinggal kawin lagi aja baper. Ini kan cuma orang silaturahim. Iya kan. Oke," tandas Jazuli.
(muh)
Lihat Juga :