Erick Thohir Dinilai Cawapres Potensial meski Wajah Baru Politik Indonesia
Jum'at, 09 Juni 2023 - 21:33 WIB
loading...
Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir dinilai menjadi wajah baru di dunia politik Indonesia. Foto/Dok MPI
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Silvanus Alvin menilai Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir menjadi wajah baru di dunia politik Indonesia. Kendati demikian, Erick dinilai sangat potensial untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024.
"Erick Thohir termasuk wajah baru di politik Indonesia dan ini menjadi momen penting untuk regenerasi politik serta demokrasi di Indonesia," ujar Silvanus, Jumat (9/6/2023).
Apalagi, kata dia, saat ini Erick Thohir sudah sangat dikenal oleh publik di Indonesia. Buktinya, kata dia, dari hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia, Erick menjadi cawapres pilihan utama masyarakat.
Baca juga: Kerap Dipercaya Jokowi, Erick Thohir Dinilai Kandidat Terkuat Cawapres
Elektabilitas Erick Thohir berada di urutan pertama dengan perolehan 15,5 persen dalam simulasi 18 nama cawapres. Elektabilitas ini mengalahkan sosok lama seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menko Polhukam Mahfud MD, Menparekraf Sandiaga Uno, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Erick Thohir termasuk wajah baru di politik Indonesia dan ini menjadi momen penting untuk regenerasi politik serta demokrasi di Indonesia," ujar Silvanus, Jumat (9/6/2023).
Apalagi, kata dia, saat ini Erick Thohir sudah sangat dikenal oleh publik di Indonesia. Buktinya, kata dia, dari hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia, Erick menjadi cawapres pilihan utama masyarakat.
Baca juga: Kerap Dipercaya Jokowi, Erick Thohir Dinilai Kandidat Terkuat Cawapres
Elektabilitas Erick Thohir berada di urutan pertama dengan perolehan 15,5 persen dalam simulasi 18 nama cawapres. Elektabilitas ini mengalahkan sosok lama seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menko Polhukam Mahfud MD, Menparekraf Sandiaga Uno, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Lihat Juga :