Sudirman Said Beberkan Sejumlah Upaya Penjegalan Anies Baswedan Menuju Pilpres 2024
Rabu, 07 Juni 2023 - 19:48 WIB
loading...
A
A
A
"Begitupun PKS (Partai yang juga tergabung dalam Koalisi Perubahan) disebutkan oleh banyak pihak. Jadi memang Pak Aniesnya maupun partai-partai koalisinya mengalami iming-iming, tarikan-tarikan, godaan, tekanan itu terasa," ungkap Sudirman.
Diketahui, saat ini Partai Demokrat harus dihadapkan dengan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA) yang diajukan oleh Kepala Kantor Staff Kepresidenan (KSP) Moeldoko.
Dalam PK tersebut Moeldoko hendak mengambil alih kepengurusan Partai Demokrat.
Sementara, Nasdem, Sekretaris Jenderal partai yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johny G Plate ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi menara BTS.
Menurut Sudirman, isu penjegalan Anies itu diungkapkan oleh pengamat dan pihak lainnya. Sehingga, Koalisi Perubahan kata Sudirman sudah merasakan hal itu.
"Ini memang sesuatu yang nyata (isu penjegalan Anies), dan ini sebetulnya hal yang ya memang kompetisi begitulah, cuma kalau sampai tekanan-tekanan itu menggunakan instrumen negara, itu yang kita tidak bisa terima, karena pemimpin negara itu memang ditugaskan mengurus rakyat seluruhnya termasuk yang mau ikut dalam kompetisi ini," tegasnya.
Dia melanjutkan, kalau instrumen negara yang digunakan untuk menjegal Anies Baswedan dan pihak yang mendukungnya, maka hanya pihak tertentu saja yang akan dibergabung dalam masa pemerintahan setelah masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berakhir. Sudirman pun menegaskan, bahwa hal itu tak adil.
Diketahui, saat ini Partai Demokrat harus dihadapkan dengan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung (MA) yang diajukan oleh Kepala Kantor Staff Kepresidenan (KSP) Moeldoko.
Dalam PK tersebut Moeldoko hendak mengambil alih kepengurusan Partai Demokrat.
Sementara, Nasdem, Sekretaris Jenderal partai yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johny G Plate ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi menara BTS.
Menurut Sudirman, isu penjegalan Anies itu diungkapkan oleh pengamat dan pihak lainnya. Sehingga, Koalisi Perubahan kata Sudirman sudah merasakan hal itu.
"Ini memang sesuatu yang nyata (isu penjegalan Anies), dan ini sebetulnya hal yang ya memang kompetisi begitulah, cuma kalau sampai tekanan-tekanan itu menggunakan instrumen negara, itu yang kita tidak bisa terima, karena pemimpin negara itu memang ditugaskan mengurus rakyat seluruhnya termasuk yang mau ikut dalam kompetisi ini," tegasnya.
Dia melanjutkan, kalau instrumen negara yang digunakan untuk menjegal Anies Baswedan dan pihak yang mendukungnya, maka hanya pihak tertentu saja yang akan dibergabung dalam masa pemerintahan setelah masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berakhir. Sudirman pun menegaskan, bahwa hal itu tak adil.
Lihat Juga :