Fakta-fakta Letjen TNI (Purn) Besar Harto Karyawan

Senin, 05 Juni 2023 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Bintang emas di pundaknya bertambah menjadi tiga atau disebut Letnan Jenderal (Letjen) dan dipercaya menjabat Panglima Komando Strategis Angkatan Darat atau Pangkostrad (2018). Pernah menjabat sebagai Pangkostrad merupakan hal yang tidak terlupakan baginya karena harus meningkatkan dan mempertahankan kemampuan prajurit dengan jumlah hampir 27.000 personel untuk menjadi profesional.

Baca juga: Mayjen TNI Besar Harto Karyawan Terima Wing Kehormatan Penerbad

Setelah itu, dia dimutasi menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau Kodiklatad (2020). Jabatan terakhirnya adalah Koordinator Staf Ahli KSAD (2021).

“Selama kurang lebih 35 tahun bertugas di TNI AD, hampir 20 tahun saya menjalankan tugas di lapangan baik operasi maupun latihan. Diberikan kesempatan dan kepercayaan menjadi Pangkostrad merupakan yang paling berkesan,” ujar Letjen TNI (Purn) Besar Harto Karyawan dalam video yang diunggah kanal YouTube TNI AD pada 18 Juni 2021.

Dia mengungkapkan bahwa untuk menjadi seorang prajurit harus menguasai 5 kemampuan dasar dan 1 kemampuan spesialisasi yang akan menciptakan prajurit yang profesional. “Seluruh hal mendasar yang mereka kuasai harus dipertanggungjawabkan sampai akhir hayat menjadi seorang prajurit,” katanya.

Dia mengaku ingin selalu berkumpul bersama keluarga dan menikmati kebahagiaan yang telah dihasilkan selama 35 tahun bertugas di TNI AD setelah memasuki masa purnabakti. “Berkumpul bersama keluarga yang kerap saya tinggalkan bertugas merupakan kesempatan emas bagi saya di masa purnabakti ini,” tuturnya.

2. Anak Kolong

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Anak Kolong adalah anak serdadu atau anak tentara. Ya, ayah Besar Harto Karyawan adalah seorang tentara.

Tak jarang dirinya bersama keluarga pindah-pindah tempat tinggal mengikuti sang ayah yang pindah tugas. Pada usia dua tahun, Besar Harto dan keluarga pindah ke Talu, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

“Di Talu 1 tahun, kebetulan bapak saya menjabat Buterpra di sana atau Danramil,” kata Besar Harto Karyawan ketika momen pulang kampung sekitar dua tahun lalu dikutip dari kanal YouTube Bang Nadli.

Saat momen pulang kampung ke tanah kelahirannya, Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumatera Barat, dirinya masih sebagai Danpussenif. “Kemudian pindah kembali ke Lubuk Sikaping ini dan menetap di sini sampai tahun 1966,” tuturnya.

Selanjutnya, dia dan keluarga pindah ke Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada 1966-1967. “Tahun 1969 kami pindah ke Medan (Sumatera Utara, red),” ucapnya.

Meski lahir di Padang, dia bukanlah berdarah Minang. Ibunya asli Slawi, Tegal, Jawa Tengah. Sedangkan sang ayah asli Pemalang, Jawa Tengah. “Mboke nyong Slawi, Bapake nyong Pemalang, ambo lahir di Padang ini,” kata dia.

3. Luncurkan Buku Delapan Kekuatan Cakra

Ketika masih menjadi Pangkostrad, Besar Harto Karyawan pernah meluncurkan buku 'Delapan Kekuatan Cakra Sebagai Sumber Inspirasi, Profesionalisme Dan Senjata Pamungkas Prajurit Darma Putra Kostrad'. Peluncuran buku tersebut berlangsung di Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Kelakar Prabowo: Nanti...
Kelakar Prabowo: Nanti Ada Pertandingan Jenderal-Jenderal, Saya Wasitnya
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Akademisi Desak Polri...
Akademisi Desak Polri Tindak Penyebar Disinformasi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Rekomendasi
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved