Pengelolaan Anggaran Dinilai Belum Makmurkan Rakyat
Jum'at, 24 Juli 2020 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Perbudakan di Laut Terus Berlanjut, Pemerintah Dinilai Gagal Lindungi ABK )
Sementara itu dalam forum diskusi yang sama, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang, Karimi mengatakan, ketimpangan di Indonesia masih tinggi, yakni di 0,381 per Maret 2020.
Kesenjangan aset masih 0,80 dan ketimpangan lahan sebesar 0,68. ““Rumah tangga yang bekerja di sektor pertanian, industri, dan jasa mengalami penurunan pendapatan,” kata Karimi.
Fakta lain, kata dia, rumah tangga petani Indonesia menguasai lahan kurang dari 0,5 hektare. “Kalau mau produktif, mereka paling tidak harus punya tiga hektare,” katanya.
Selama pandemi, Karimi meminta pemerintah mendorong usaha mikro dan Kecil untuk mendapatkan akses keuangan formal yang mudah. Contohnya, pembiayaan kredit hingga digitalisasi.
Sementara itu dalam forum diskusi yang sama, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang, Karimi mengatakan, ketimpangan di Indonesia masih tinggi, yakni di 0,381 per Maret 2020.
Kesenjangan aset masih 0,80 dan ketimpangan lahan sebesar 0,68. ““Rumah tangga yang bekerja di sektor pertanian, industri, dan jasa mengalami penurunan pendapatan,” kata Karimi.
Fakta lain, kata dia, rumah tangga petani Indonesia menguasai lahan kurang dari 0,5 hektare. “Kalau mau produktif, mereka paling tidak harus punya tiga hektare,” katanya.
Selama pandemi, Karimi meminta pemerintah mendorong usaha mikro dan Kecil untuk mendapatkan akses keuangan formal yang mudah. Contohnya, pembiayaan kredit hingga digitalisasi.
Lihat Juga :