Kinerja Menteri Rendah, Politikus Demokrat Nilai Perlu Reshuffle Kabinet
Kamis, 23 Juli 2020 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
Mulyadi mengatakan bahwa tantangan Pemerintahan Jokowi ke depan sangat berat. "Walaupun partai saya tidak dalam bagian dari koalisi pemerintah, tapi secara politik saya melihat memang ini tantangan pemerintah ke depan dengan situasi pandemi ini sangat berat, kalau saya mengistilahkan seperti buah simalakama," kata Mulyadi.
"Kalau kita ketatkan aspek kesehatannya menurunkan COVID-19 yang saat ini sudah ribuan tambahnya setiap hari bukan lagi ratusan, itu akan berdampak sangat serius terhadap perekonomian," ujar legislator asal daerah pemilihan Sumatera Barat ini.(Baca juga: Maaf Pak Jokowi, Pengusaha Bilang Kinerja Pemerintah Buruk dalam Melawan Covid-19 )
Sementara ekonomi Indonesia, kata dia, semakin lama semakin berat, bahkan mengarah kepada resesi. "Kemudian kalau kita longgarkan bisa saja, dan tidak tertutup kemungkinan masalah pandemi ini akan semakin menggila, maka dari itu tadi saya bilang seperti buah simalakama. Artinya apa? Presiden Jokowi perlu pembantu yang betul-betul canggih, bukan cara kerja biasa saja," katanya.
"Kalau kita ketatkan aspek kesehatannya menurunkan COVID-19 yang saat ini sudah ribuan tambahnya setiap hari bukan lagi ratusan, itu akan berdampak sangat serius terhadap perekonomian," ujar legislator asal daerah pemilihan Sumatera Barat ini.(Baca juga: Maaf Pak Jokowi, Pengusaha Bilang Kinerja Pemerintah Buruk dalam Melawan Covid-19 )
Sementara ekonomi Indonesia, kata dia, semakin lama semakin berat, bahkan mengarah kepada resesi. "Kemudian kalau kita longgarkan bisa saja, dan tidak tertutup kemungkinan masalah pandemi ini akan semakin menggila, maka dari itu tadi saya bilang seperti buah simalakama. Artinya apa? Presiden Jokowi perlu pembantu yang betul-betul canggih, bukan cara kerja biasa saja," katanya.
(abd)