4 Fakta Omar Dhani, Panglima AURI yang Nyaris Dihukum Mati

Selasa, 30 Mei 2023 - 18:34 WIB
loading...
A A A
Jabatan dan pangkatnya terus meroket semenjak dirinya mendapat label loyalis Soekarno. Mulai dari jabatan Direktur Operasi AURI dengan pangkat letnan kolonel di tahun 1960, sampai dirinya menyandang pangkat Kolonel Udara pada 1961.

Puncaknya terjadi pada 19 Januari 1962, ketika Soekarno menunjuknya sebagai Menteri/Panglima Angkatan Udara. Kala itu usianya bahkan belum genap 38 tahun.

2. Diduga Terlibat G30S PKI

Sayangnya seluruh rentetan karier cemerlang yang telah dibangun harus hancur usai namanya terseret dalam peristiwa penculikan para jenderal TNI AD oleh Gerakan 30 September (G30S).

Tidak hanya Omar yang terkena getah, seluruh kesatuan Angkatan Udara juga menjadi bulan-bulanan sepekan setelah peristiwa G30S menurut penuturan sejarawan Asvi Warman.

Petaka itu bermula dari perintah harian yang terbukti keliru. Pada tanggal 1 Oktober 1965, Omar Dhani mengeluarkan pernyataan menyikapi G30S yang diumumkan RRI.

Dari empat butir perintah yang dikeluarkan, salah satunya berbunyi "Mendukung G30S yang mengamankan dan menyelamatkan revolusi dan pimpinan besar Revolusi (Presiden Soekarno) terhadap subversi CIA."

Namun G30S yang terjadi bukanlah hal yang dimaksud oleh Omar. Pernyataan tersebut membuat Soeharto mulai mencurigai Omar Dhani sebagai sosok yang terlibat dalam peristiwa pembantaian tujuh jenderal AD tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Kasus Chromebook, Publik...
Kasus Chromebook, Publik Harus Fokus Fakta Sidang daripada Opini Digital
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Profil Brigjen Muhammad...
Profil Brigjen Muhammad Nas, Ahli Intelijen yang Diangkat Jadi Kapuspen TNI
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved