Viva Yoga Mauladi: PAN ke Istana Tidak Dalam Rangka Mengemis Kekuasaan

Kamis, 23 Juli 2020 - 20:12 WIB
loading...
Viva Yoga Mauladi: PAN...
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan didampingi Waketum Viva Yoga Mauladi. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menegaskan kedatangan pengurus PAN ke Istana Kepresidenan beberapa hari lalu tidak dalam rangka mengemis kekuasaan. Menurutnya, itu adalah bentuk silaturahmi.

"PAN ke Istana Presiden tidak dalam rangka mengemis kekuasaan. PAN bertemu Presiden di Istana untuk menyambung rasa silaturahmi karena ada acara pelantikan pengurus DPP PAN yang rencananya dihadiri Presiden, karena pandemi Covid-19 sehingga acara pelantikan disederhanakan dengan protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19," kata Yoga dalam rilisnya, Kamis (23/7/2020).

Menurut Yoga, pengurus PAN ke Istana bertujuan agar kekuatan partai politik di Indonesia dapat secara bersama-sama bergotong royong membentuk kekuatan untuk berjuang mengatasi permasalahan bangsa, terutama ancaman krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. "Untuk itulah PAN berdialog dengan kepala pemerintahan, yaitu Presiden Jokowi ," ujarnya.(Baca juga: Jubir PAN Sebut Jokowi-Zulhas Bahas Ekonomi dan UMKM ).

Juru Bicara PAN ini menambahkan, sebagai partai yang lahir dari rahim Reformasi, PAN tetap konsisten memperjuangkan kehidupan demokrasi di Indonesia. Konsistensi perjuangan itu tidak ditentukan oleh posisi politik, apakah PAN ada di dalam atau di luar pemerintahan.

"PAN akan tetap bersikap kritis konstruktif terhadap kekuasan melalui fungsi pengawasan di lembaga legislatif. Sifat pengawasan PAN terhadap kekuasaan bertujuan agar jalannya pemerintah dapat berjalan dengan baik, bersih, kuat, berwibawa, dan sesuai dengan cita-cita perjuangan nasional." (Baca juga: Ditanya Calonkan Anaknya Jadi Menteri, Amien Rais Beri Jawaban Tegas Ini ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Istana soal Polemik...
Istana soal Polemik 1.098 Sapi Kurban Presiden: Bantuan Pemerintah ke Masyarakat
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
Besok Prabowo Hadiri...
Besok Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR, Istana: Momentum Menyatukan Pandangan
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
Zulhas Tegaskan PAN...
Zulhas Tegaskan PAN Berkoalisi Sepanjang Masa dengan Gerindra
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved