KSAD Dudung Luncurkan Buku, Muhammadiyah Doakan Segera Jadi Guru Besar
Selasa, 23 Mei 2023 - 10:48 WIB
loading...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mendoakan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman segera menjadi guru besar. Foto/muhammadiyah.or.id
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meluncurkan buku berjudul Gaya Kepemimpinan Strategis dan Green Human Resource Management di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Senin (22/5/2023). Acara yang juga diisi dengan bedah buku tersebut dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Dalam sambutannya, Haedar mengapresiasi buku yang merupakan hasil disertasi Dudung pada Program Doktor Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti di tahun 2022 tersebut. Menurut Haedar, buku ini merupakan karya ilmiah yang patut dicontoh para punggawa atau insan militer lain.
“Tidak banyak tentara yang menulis. Mudah-mudahkan tidak lama lagi beliau bisa mengapai guru besar. Kita doakan,” ungkap Haedar, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Selasa (23/5/2023).
Dalam pandangan Haedar, kepemimpinan strategis adalah mereka yang senantiasa berusaha berlomba menerjemahkan, visi dan jiwa, termasuk alam pikiran nasional yang diletakkan para pendiri bangsa untuk misi strategis lima tahun ke depan.
“Saya pikir itu adalah model kepemimpinan strategis. Bukan berhenti pada kepemimpinan pragmatis, kepemimpinan pragmatis memang diperlukan saat tertentu. Tapi ada yang lebih penting lagi, arah bangsa kita ke depan. Perlu diperbanyak termasuk di kepala-kepala negara.” Imbuhnya.
Haedar berharap komitmen meraih prestasi akademik seperti dilakukan Dudung menjadi jalan insan milliter untuk terus mengabdi pada masyarakat secara humanis, meskipun sudah paripurna dari tugas militer. Ini pula yang yang dilakukan Jenderal Besar Sudirman, tokoh panutan TNI.
Dalam sambutannya, Haedar mengapresiasi buku yang merupakan hasil disertasi Dudung pada Program Doktor Ilmu Ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti di tahun 2022 tersebut. Menurut Haedar, buku ini merupakan karya ilmiah yang patut dicontoh para punggawa atau insan militer lain.
“Tidak banyak tentara yang menulis. Mudah-mudahkan tidak lama lagi beliau bisa mengapai guru besar. Kita doakan,” ungkap Haedar, dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Selasa (23/5/2023).
Dalam pandangan Haedar, kepemimpinan strategis adalah mereka yang senantiasa berusaha berlomba menerjemahkan, visi dan jiwa, termasuk alam pikiran nasional yang diletakkan para pendiri bangsa untuk misi strategis lima tahun ke depan.
“Saya pikir itu adalah model kepemimpinan strategis. Bukan berhenti pada kepemimpinan pragmatis, kepemimpinan pragmatis memang diperlukan saat tertentu. Tapi ada yang lebih penting lagi, arah bangsa kita ke depan. Perlu diperbanyak termasuk di kepala-kepala negara.” Imbuhnya.
Haedar berharap komitmen meraih prestasi akademik seperti dilakukan Dudung menjadi jalan insan milliter untuk terus mengabdi pada masyarakat secara humanis, meskipun sudah paripurna dari tugas militer. Ini pula yang yang dilakukan Jenderal Besar Sudirman, tokoh panutan TNI.
Lihat Juga :