Dulu Penulis Pidato KSAD, Siapa Sangka Karier Perwira Ini Lebih Tinggi dari Panglima TNI
Senin, 22 Mei 2023 - 10:11 WIB
loading...
A
A
A
Tapi itu juga belum cukup. Karier militer SBY juga terhenti lebih awal karena Gus Dur menyodori jabatan menteri pertambangan dan energi (mentambem). Itu lah akhir pengabdiannya sebagai anggota TNI karena praktis setelahnya mantan dosen seskoad itu menjadi orang sipil.
Dari mentambem, SBY selanjutnya diplot sebagai menteri koordinator politik sosial keamanan. Jabatan itu terus melekat padanya meski rezim berganti. Presiden Megawati Soekarnoputri kembali mempercayai sebagai menteri koordinator politik dan keamanan.
Ketika MPR mengamendemen konstitusi yang membuka ruang pemilihan langsung presiden-wakil presiden, momen ini menjadi loncatan sejarah bagi SBY. Masih sebagai menteri, dia mulai memikirkan untuk terjun ke politik praktis. Pada 2001 dia mulai merancang pendirian parpol.
"(Pada) 12 Agustus 2001 sebuah pertemuan berlangsung di Hotel Hilton (kini Hotel Sultan) yang dipimpin langsung SBY. Dalam pertemuan itu mencuat keinginan untuk mendirikan partai politik," tulis Akbar Faizal dan Dwitri Waluyo dalam buku 'Partai Demokrat & SBY: Mencari Jawab Sebuah Masa Depan' (hal 43).
Seperti diketahui, Partai Demokrat akhirnya mewujud. SBY didapuk sebagai ketua umum. Ketika pemilihan presiden berlangsung pada 2004, lembaran sejarah kembali dituliskan mantan Kasdam Jaya itu. SBY yang berpasangan dengan Jusuf Kalla menjadi pemenang.
SBY boleh gagal menjadi KSAD, namun waktu mengantarkan dia sebagai atasan panglima TNI. Status presiden juga menempatkannya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi Angkatan Perang RI.
Dari mentambem, SBY selanjutnya diplot sebagai menteri koordinator politik sosial keamanan. Jabatan itu terus melekat padanya meski rezim berganti. Presiden Megawati Soekarnoputri kembali mempercayai sebagai menteri koordinator politik dan keamanan.
Ketika MPR mengamendemen konstitusi yang membuka ruang pemilihan langsung presiden-wakil presiden, momen ini menjadi loncatan sejarah bagi SBY. Masih sebagai menteri, dia mulai memikirkan untuk terjun ke politik praktis. Pada 2001 dia mulai merancang pendirian parpol.
"(Pada) 12 Agustus 2001 sebuah pertemuan berlangsung di Hotel Hilton (kini Hotel Sultan) yang dipimpin langsung SBY. Dalam pertemuan itu mencuat keinginan untuk mendirikan partai politik," tulis Akbar Faizal dan Dwitri Waluyo dalam buku 'Partai Demokrat & SBY: Mencari Jawab Sebuah Masa Depan' (hal 43).
Seperti diketahui, Partai Demokrat akhirnya mewujud. SBY didapuk sebagai ketua umum. Ketika pemilihan presiden berlangsung pada 2004, lembaran sejarah kembali dituliskan mantan Kasdam Jaya itu. SBY yang berpasangan dengan Jusuf Kalla menjadi pemenang.
SBY boleh gagal menjadi KSAD, namun waktu mengantarkan dia sebagai atasan panglima TNI. Status presiden juga menempatkannya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi Angkatan Perang RI.
(maf)
Lihat Juga :