Insentif Tenaga Medis Belum Cair, DPR Kritik Lambannya Verifikasi Menkeu

Kamis, 23 Juli 2020 - 10:07 WIB
loading...
Insentif Tenaga Medis...
Anggota Komisi XI DPR, Elnino Husein Mohi prihatin karena mendapat informasi bahwa insentif tenaga kesehatan tak kunjung cair setelah tiga bulan bertugas sebagai garda terdepan penanggulangan COVID-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR, Elnino Husein Mohi prihatin karena mendapat informasi bahwa insentif tenaga kesehat an tak kunjung cair setelah tiga bulan bertugas sebagai garda terdepan penanggulangan COVID-19 . Dia pun mengkritik Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang lamban dan tidak efisien dalam memverifikasi data tenaga medis untuk pencairan insentif yang dijanjikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak awal pandemi itu.

“Saya dapat info dari para petugas kesehatan bahwa mereka belum sepeser pun menerima insentif apa pun. Tapi sudah sering diverifikasi pelaksanaan tugasnya. Katanya verifikasi itu untuk akuntabilitas keuangan,” ujar Elnino kepada SINDOnews, Kamis (23/7/2020). (Baca juga: Redmi Note 9 versi Up-grade Mau Diguyur Xiaomi dengan Lebih Banyak RAM)

Elnino menjelaskan informasi itu ia dapat saat sedang reses di daerah pemilihannya (dapil) di Gorontalo. Dia menjelaskan ke masyarakat bahwa ada anggaran Rp75 triliun khusus untuk penanganan kesehatan di masa COVID-1 termasuk untuk tambahan finansial semacam tunjangan bagi dokter dan paramedis. Anggaran di luar Rp89 miliar anggaran Provinsi Gorontalo dan puluhan miliar rupiah di masing-masing pemerintah kabupaten/kota di Gorontalo.

Karena itu, Elnino meminta kepada Menkeu untuk membuat kebijakan verifikasi yang lebih efisien, khususnya dari segi waktu. Karena, para tenaga medis ini sudah bekerja selama tiga bulan melayani masyarakat tanpa kenal lelah.

“Saya saran kepada Bu Menkeu RI agar membuat kebijakan untuk mengefisienkan administrasi verifikasi, terutama dalam waktu. Sudah tiga bulan petugas kesehatan pontang panting setiap hari, dari level rumah sakit sampai puskemsmas pembantu, bahkan layanan mandiri di rumahnya masing-masing melayani masyarakat pakai standar protokol COVID-1 yang tentu saja lebih repot secara teknis,” pintanya.

Terlebih, Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan presiden sudah pernah menunjukkan kemarahannya karena penyerapan anggaran yang minim. Padahal, Undang-undang tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan COVID-19 yang baru saja disahkan, sudah memberi keleluasaan bagi pemerintah untuk melakukan tindakan, termasuk tindakan keuangan di masa darurat COVID-19 ini.

“Kalau insentif bagi petugas kesehatan masih terlambat juga, jangan-jangan pak Presiden akan lebih marah lagi,” tukas Elnino.

Sekretaris Fraksi Gerindra di MPR ini kembali menegaskan bahwa insentif itu sangat dibutuhkan oleh para tenaga medis. Setidaknya untuk membuat mereka tetap semangat melayani masyarakat. (Baca juga: Konsep Dapur Outdoor Makin Tren di Masyarakat)

“Insentif itu sangat dibutuhkan oleh para petugas kesehatan, minimal untuk menaikkan imun mereka, menjaga psikologis mereka, membantu keluarga mereka, dan lain-lain,” tandas dia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Redenominasi: Sinyal...
Redenominasi: Sinyal Kebijakan atau Sekadar Kosmetik Moneter?
Menuju Indonesia Emas...
Menuju Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Kawal Pengelolaan APBN dan APBD
Kemhan: Pembelian Pesawat...
Kemhan: Pembelian Pesawat Tempur Canggih F-15EX Tunggu Kemenkeu
Cagub Sulteng Ahmad...
Cagub Sulteng Ahmad Ali Pastikan Guru Honorer dan Tenaga Kesehatan Dapat Gaji Layak
Kemendagri dan Kemenkeu...
Kemendagri dan Kemenkeu Beri Penghargaan Insentif Fiskal kepada 50 Daerah
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Purbaya Sempat Dilarikan...
Purbaya Sempat Dilarikan ke RS: Kini Kondisi Sehat dan Gula Darah Normal
Rekomendasi
Denny Sumargo Klarifikasi...
Denny Sumargo Klarifikasi Rumor Selingkuh, Tegaskan Momen di CCTV Hanya Syuting
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Berita Terkini
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara Jadi Momentum Evaluasi dan Mendengar Masukan Masyarakat
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Infografis
Riwayat Pendidikan Ahmad...
Riwayat Pendidikan Ahmad Sahroni, Anggota DPR yang Jadi Sorotan Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved