Persilakan Tokoh Agama Ikut Pemilu 2024, Nasaruddin Umar: Jangan Eksploitasi Ayat Suci

Jum'at, 19 Mei 2023 - 19:13 WIB
loading...
Persilakan Tokoh Agama...
Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Pertemuan itu dilakukan guna membangun sinergitas antar keduanya.

Nasaruddin mengatakan, tokoh agama boleh saja mencalonkan diri sebagai Presiden maupun Wakil Presiden. Akan tetapi ia menegaskan, saat masa kampanye jangan sampai menggunakan bahasa agama, yang terkesan mengeksploitasi ayat-ayat suci.

"Boleh semua itu hak asasi, tapi jangan sampai menggunakan bahasa agama. Itu seperti mengeksploitasi ayat-ayat untuk kepentingan sesaat, kepentingan subjektif," katanya.

Baca juga: Disepakati, Pemilu Digelar 21 Februari 2024 dan Pilkada 27 November 2024

Ia mengimbau agar para tokoh agama yang maju di Pemilu 2024 agar bisa menjaga lisannya saat masa kampanye. Sebab ayat suci akan anggun hingga akhir zaman, jangan sampai digunakan hanya untuk kepentingan sesaat.

"Mari kita hati-hati dalam melibatkan kitab suci. Karena kitab suci itu akan elegan sampai akhir zaman, bukan untuk kepentingan sesaat," tegasnya.

Nasaruddin mengaku, dalam agenda pertemuan ini dengan KPU, pihaknya akan memberikan arahan kepada anggota-anggota majelis di tingkat daerah tentang pemahaman agama dalam menghadapi Pemilu 2024.

"Jadi kita demikian para pimpinan umat beragama ini, akan memberikan semacam direction kepada anggota majelis kami di bawah sampai tingkat daerah. Supaya ikut serta memberikan kematangan beragama dan dalam menghadapi pesta politik ini," jelasnya.

Ia mengatakan, pada Pemilu 2024, isu politik identitas akan mereda jika dibandingkan Pemilu 2019 lalu. Sebab saat ini pengetahuan masyarakat mengenai politik, menurutnya berkembang baik.

"Insya Allah kalau saya bayangkan ya itu nanti akan mereda. Kan kematangan beragama kematangan berpolitik masyarakat Indonesia semakin bagus ya," tutupnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waisak 2026, Menag:...
Waisak 2026, Menag: Dharma Menjaga Perdamaian Dunia
Prabowo Salat Iduladha...
Prabowo Salat Iduladha di Paris, Menag: Tetap Ikuti Perkembangan di Istiqlal
Menag Ungkap Banyak...
Menag Ungkap Banyak Non-Muslim Sumbang Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal Siap...
Masjid Istiqlal Siap Gelar Salat Iduladha: Khatib Prof Hamdan Juhannis, Imam Ahmad Anshoruddin
Nasaruddin Umar: Spirit...
Nasaruddin Umar: Spirit Kiai Wahab Hasbullah Relevan untuk Perkuat Pesantren dan NKRI
Nasaruddin Umar: Tidak...
Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi Terhadap Kekerasan Fisik dan Seksual di Pesantren
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
5 Bentuk Kecurangan...
5 Bentuk Kecurangan yang Diduga Terjadi di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved