Gerindra Tak Menampik Pertemuan Prabowo dan Erick Thohir Bahas Capres-Cawapres
Jum'at, 19 Mei 2023 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
“Saya kira ini penantian yang cukup lama 32 tahun jadi menjadi kegembiraan seluruh bangsa Indonesia termasuk juga kegembiraan menteri termasuk juga Presiden dan tentu saja Pak Prabowo menyampaikan dan membagi kebahagian ini dengan mengucapkan selamat kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir,” sambungnya.
Meskipun tidak terlibat langsung dalam pertemuan itu, menurut Muzani, kemungkinan soal politik capres-cawapres ikut dibahas oleh keduanya. “Saya tidak mengikuti sehingga saya tidak bisa memperkirakan. Tapi saya kira membahas (capres-cawapres),” jelasnya.
Soal membangun chemistry antara keduanya, Muzani meyakini bahwa chemistry sudah terbangun karena keduanya sudah sering berhubungan dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, ia tidak dapat memastikan isi percakapan keduanya.
Terkait kemungkinan duet Prabowo-Erick, menurut Muzani, sebagai sebuah kemungkinan dalam dunia politik tentu saja ada tetapi perlu diingat bahwa Gerindra sudah menandatangani kontrak politik dengan PKB, sehingga perihal cawapres ini juga harus atas persetujuan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
“Pak Muhaimin memegang kunci Inggris bisa dikecilin bisa digedein begitu ya untuk mendapatkan siapa pun yang akan maju sebagai calon wakil presidennya Pak Prabowo. Sehingga karena beliau dalam kerja sama, Gerindra-PKB adalah orang yang akan menentukan semuanya itu dan kita menghargai. Siapa yang akan setujui Pak Muhaimin? Bisa saja dirinya dan kita menghargai,” terangnya.
Meskipun tidak terlibat langsung dalam pertemuan itu, menurut Muzani, kemungkinan soal politik capres-cawapres ikut dibahas oleh keduanya. “Saya tidak mengikuti sehingga saya tidak bisa memperkirakan. Tapi saya kira membahas (capres-cawapres),” jelasnya.
Soal membangun chemistry antara keduanya, Muzani meyakini bahwa chemistry sudah terbangun karena keduanya sudah sering berhubungan dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, ia tidak dapat memastikan isi percakapan keduanya.
Terkait kemungkinan duet Prabowo-Erick, menurut Muzani, sebagai sebuah kemungkinan dalam dunia politik tentu saja ada tetapi perlu diingat bahwa Gerindra sudah menandatangani kontrak politik dengan PKB, sehingga perihal cawapres ini juga harus atas persetujuan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
“Pak Muhaimin memegang kunci Inggris bisa dikecilin bisa digedein begitu ya untuk mendapatkan siapa pun yang akan maju sebagai calon wakil presidennya Pak Prabowo. Sehingga karena beliau dalam kerja sama, Gerindra-PKB adalah orang yang akan menentukan semuanya itu dan kita menghargai. Siapa yang akan setujui Pak Muhaimin? Bisa saja dirinya dan kita menghargai,” terangnya.
Lihat Juga :