Jelang Pemilu 2024, 71% Sentimen Publik Positif terhadap Partai Perindo

Selasa, 16 Mei 2023 - 17:11 WIB
loading...
Jelang Pemilu 2024,...
PoliEco Digital Insights Institute (Pedas) menyampaikan Partai Perindo masuk menjadi 7 besar parpol yang diekspose di medsos dan media massa dengan angka 5,1% atau 14.819 data dan 71% sentimennya positif. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - PoliEco Digital Insights Institute (Pedas) menyelenggarakan riset big data dan media monitoring Pemilu 2024 dengan menggunakan Tools Menara Digital Monitoring pada periode bulan April 2023. Dalam risetnya, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) masuk menjadi 7 besar parpol yang diekspose di media sosial (medsos) dan juga media massa dengan angka 5,1% atau 14.819 data dan 71% sentimennya positif.

Direktur Pedas Anthony Leong memaparkan bahkan Partai Perindo menyalip sejumlah parpol di Parlemen seperti PKB yang mendapat 4,5% atau 13.076 data di urutan kedelapan, PAN 1,8% atau 5.201 data di urutan kesepuluh, dan PPP di urutan kesebelas dengan 1,4% atau 4.118 data.

Baca juga: Riset Big Data Pedas: Partai Perindo Masuk 7 Besar Parpol yang Diekspose di Medsos

“Ketujuh Perindo dengan 5,1% atau 14.819 data, dan kedelapan PKB dengan 4,5% atau 13.076 data; kesembilan PSI dengan 2,4% (7.019 data), kesepuluh PAN dengan 1,8% (5.201 data), kesebelas PPP dengan 1,4% (4.118 data), kedua belas Partai Buruh 1,2% (3.487 data), ketiga belas PBB dengan 1,2% (3.487 data), keempat belas Partai Ummat 1,1% (3.196 data), dan terakhir Partai Hanura 1,0% (2.906 data),” ujar Anthony dalam paparan survei di Menara Digital, Jakarta Selatan, Selasa (16/5/2023).



Kemudian, Anthony juga menjelaskan data sentimen dengan ekspose parpol dalam riset kali ini. Partai Perindo memiliki sentimen positif yang cukup tinggi yakni 71%, netral 7% dan negatif 23%.

Sementara parpol lainnya: PDIP, Negatif 20%, Positif 57%, Netral 24%; Gerindra, Negatif 14%, Positif 54%, Netral 32%; Demokrat, Negatif 23%, Positif 33%, Netral 44%; Golkar, Negatif 16%, Positif 67%, Netral 16%; Nasdem, Negatif 32%, Positif 45%, Netral 23%; PKS, Negatif 18%, Positif 56%, Netral 25%.

Lalu, lanjut dia, PKB Negatif 21%, Positif 66%, Netral 13%; PAN, Negatif 17%, Positif 72%, Netral 11%; PSI, Negatif 20%, Positif 60%, Netral 20%; PPP, Negatif 13%, Positif 69%, Netral 18%; Partai Buruh, Negatif 25%, Positif 38%, Netral 37%; PBB, Negatif 13%, Positif 69%, Netral 18%; Partai Ummat, Negatif 30%, Positif 49%, Netral 21%; dan Hanura, Negatif 9%, Positif 77%, Netral 13%.

Anthony menyarankan bahwa dengan temuan riset ini parpol harus mampu meningkatkan eksposenya jelang pemilu secara konsisten, mengingat masih banyak pemilih Indonesia yang keputusannya masih berubah-ubah (swing voters).

“Setiap parpol harus mampu menaikan eksposnya jelang pemilu dan harus konsisten, karena pemilih di Indonesia ini dapat berubah-ubah keputusan hingga nanti saat pencoblosan di bilik suara,” sarannya.

Sebelumnya, Anthony menjelaskan bahwa Pedas menggunakan metode analisis data dan pendekatan ilmiah untuk menyelidiki dan menganalisis pergerakan suara pemilih. Pedas mengumpulkan data dari berbagai sumber termasuk survei opini publik, analisis media sosial, berita, artikel.

Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam dan pemahaman yang lebih baik tentang preferensi dan motivasi pemilih dalam mendukung atau menolak kandidat calon presiden dan wakil presiden.

“Pergerakan suara pemilih pada tahun 2024 kemungkinan akan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Isu-isu seperti pertumbuhan ekonomi, ketimpangan sosial, isu lingkungan, kesehatan, pendidikan, serta stabilitas keamanan, dapat menjadi pertimbangan utama bagi pemilih dalam menentukan pilihan mereka. Selain itu, kemampuan kandidat dalam berkomunikasi dan membangun kepercayaan dengan pemilih juga akan memainkan peran penting dalam pergerakan suara,” terangnya.

Baca juga: Daftarkan Bacaleg ke KPU, HT: Mohon Doa Restu agar Perjuangan Partai Perindo Terwujud

“Maksud dan tujuan dari riset big data dan media monitoring Pemilu 2024 untuk mengukur peta kekuatan para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), partai politik, analisa PESTLE, isu positif, dan negatif capres 2024,” tambahnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Sri Gusni: Pergantian...
Sri Gusni: Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Pembenahan Menyeluruh Program MBG
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Berita Terkini
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Infografis
Hormati Hak Pemilih...
Hormati Hak Pemilih yang Menuntut Pemilu 2024 Jurdil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved