Jelang Pemilu 2024, 71% Sentimen Publik Positif terhadap Partai Perindo
Selasa, 16 Mei 2023 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Anthony juga menjelaskan data sentimen dengan ekspose parpol dalam riset kali ini. Partai Perindo memiliki sentimen positif yang cukup tinggi yakni 71%, netral 7% dan negatif 23%.
Sementara parpol lainnya: PDIP, Negatif 20%, Positif 57%, Netral 24%; Gerindra, Negatif 14%, Positif 54%, Netral 32%; Demokrat, Negatif 23%, Positif 33%, Netral 44%; Golkar, Negatif 16%, Positif 67%, Netral 16%; Nasdem, Negatif 32%, Positif 45%, Netral 23%; PKS, Negatif 18%, Positif 56%, Netral 25%.
Lalu, lanjut dia, PKB Negatif 21%, Positif 66%, Netral 13%; PAN, Negatif 17%, Positif 72%, Netral 11%; PSI, Negatif 20%, Positif 60%, Netral 20%; PPP, Negatif 13%, Positif 69%, Netral 18%; Partai Buruh, Negatif 25%, Positif 38%, Netral 37%; PBB, Negatif 13%, Positif 69%, Netral 18%; Partai Ummat, Negatif 30%, Positif 49%, Netral 21%; dan Hanura, Negatif 9%, Positif 77%, Netral 13%.
Anthony menyarankan bahwa dengan temuan riset ini parpol harus mampu meningkatkan eksposenya jelang pemilu secara konsisten, mengingat masih banyak pemilih Indonesia yang keputusannya masih berubah-ubah (swing voters).
“Setiap parpol harus mampu menaikan eksposnya jelang pemilu dan harus konsisten, karena pemilih di Indonesia ini dapat berubah-ubah keputusan hingga nanti saat pencoblosan di bilik suara,” sarannya.
Sementara parpol lainnya: PDIP, Negatif 20%, Positif 57%, Netral 24%; Gerindra, Negatif 14%, Positif 54%, Netral 32%; Demokrat, Negatif 23%, Positif 33%, Netral 44%; Golkar, Negatif 16%, Positif 67%, Netral 16%; Nasdem, Negatif 32%, Positif 45%, Netral 23%; PKS, Negatif 18%, Positif 56%, Netral 25%.
Lalu, lanjut dia, PKB Negatif 21%, Positif 66%, Netral 13%; PAN, Negatif 17%, Positif 72%, Netral 11%; PSI, Negatif 20%, Positif 60%, Netral 20%; PPP, Negatif 13%, Positif 69%, Netral 18%; Partai Buruh, Negatif 25%, Positif 38%, Netral 37%; PBB, Negatif 13%, Positif 69%, Netral 18%; Partai Ummat, Negatif 30%, Positif 49%, Netral 21%; dan Hanura, Negatif 9%, Positif 77%, Netral 13%.
Anthony menyarankan bahwa dengan temuan riset ini parpol harus mampu meningkatkan eksposenya jelang pemilu secara konsisten, mengingat masih banyak pemilih Indonesia yang keputusannya masih berubah-ubah (swing voters).
“Setiap parpol harus mampu menaikan eksposnya jelang pemilu dan harus konsisten, karena pemilih di Indonesia ini dapat berubah-ubah keputusan hingga nanti saat pencoblosan di bilik suara,” sarannya.
Lihat Juga :