Fatayat NU Dukung Program SKC untuk Pemberdayaan Perempuan
Senin, 15 Mei 2023 - 14:35 WIB
loading...
Buka puasa bersama sekaligus santunan Yatim Piatu dan kaum duafa bersama Pengurus PP Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) dalam rangka peringatan Nuzulul Quran, Ramadhan 1444 Hijriah. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) mendukung program Sharia Knowledge Centre (SKC) yang digelar Prudential Syariah. Program ini berfokus pada pilar informasi, literasi, inovasi, dan kolaborasi melalui pemberdayaan perempuan.
"Perempuan itu sangat istimewa dan menjadi perempuan itu harus bangga, karena jumlah kita ini tidak seberapa jauh dibandingkan jumlah laki-laki. Jadi kalau program pembangunan, terutama penguatan ekonomi perempuan ditinggal, maka sesungguhnya merugilah bangsa Indonesia. Pembangunan ekonomi mesti melibatkan kita para perempuan," kata Ketua Umum PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah dalam keterangan tertulis, Senin (15/5/2023).
Menurut Margaret, pembangunan dengan penguatan ekonomi melalui perempuan sudah tepat karena kaum hawa memiliki posisi sangat strategis sebagai ibu rumah tangga. Penguatan atau edukasi kepada perempuan, juga akan menjangkau anak, suami, dan keluarganya.
"Karena para perempuan ini para sahabat Fatayat ini adalah para ibu rumah tangga yang ibarat kata, sekali dayung satu dua pulau terlampaui. Jadi dapat ibunya, ya dapat juga anak-anaknya, dapat ibunya ya dapat juga suaminya, dapat ibunya ya dapat juga keluarganya," kata Anggota Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan (KPAI) ini.
Karena itu, ia berharap anggota Fatayat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
"Perempuan itu sangat istimewa dan menjadi perempuan itu harus bangga, karena jumlah kita ini tidak seberapa jauh dibandingkan jumlah laki-laki. Jadi kalau program pembangunan, terutama penguatan ekonomi perempuan ditinggal, maka sesungguhnya merugilah bangsa Indonesia. Pembangunan ekonomi mesti melibatkan kita para perempuan," kata Ketua Umum PP Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah dalam keterangan tertulis, Senin (15/5/2023).
Menurut Margaret, pembangunan dengan penguatan ekonomi melalui perempuan sudah tepat karena kaum hawa memiliki posisi sangat strategis sebagai ibu rumah tangga. Penguatan atau edukasi kepada perempuan, juga akan menjangkau anak, suami, dan keluarganya.
"Karena para perempuan ini para sahabat Fatayat ini adalah para ibu rumah tangga yang ibarat kata, sekali dayung satu dua pulau terlampaui. Jadi dapat ibunya, ya dapat juga anak-anaknya, dapat ibunya ya dapat juga suaminya, dapat ibunya ya dapat juga keluarganya," kata Anggota Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan (KPAI) ini.
Karena itu, ia berharap anggota Fatayat menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
Lihat Juga :