Launching Polisi RW di Bandung, Fadil Imran: Akan Jadi Program Nasional
Senin, 15 Mei 2023 - 16:02 WIB
loading...
Kabaharkam Komjen Pol Fadil Imran didampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil me-launching Polisi RW di halaman Gedung Sate, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (15/5/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komjen Pol Fadil Imran me-launching Polisi RW di halaman Gedung Sate, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (15/5/2023). Polisi RW rencananya dijadikan program nasional.
Mereka akan ditempatkan di setiap wilayah dan diharapkan dapat mencegah gangguan Kamtibmas. Dalam bekerja, Polisi RW bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat.
"Tugas Polisi RW menyelesaikan permasalahan Kambtimas yang bisa menimbulkan kejahatan, tentunya bersama elemen masyarakat. Kemudian menganalisa bersama masyarakat tentang potensi yang dapat menganggu Kamtibmas, mulai dari geografis, demografi, dan lainnya," kata Fadil dalam keterangannya. Baca juga: Sidang Terbuka Pati Polri, Bukti Jenderal Sigit Serius Sikat Benalu di Internal
Pembentukan Polisi RW ini diharapkan mampu penyelesaian permasalahan dengan cepat. Menurut Fadil, Polisi RW juga dapat mencegah terbentuknya potensi kejahatan.
"Kemudian menyusun respons terhadap persoalan tersebut. Perlahan seluruh faktor-faktor yg terbukanya ruang gangguan Kamtibmas bisa dihilangkan," ujar mantan Direktur Siber Bareskrim Polri ini.
Fadil memaparkan, Polri akan menerjunkan 32.000 personel yang disebar hampir di 70.000 RW di 27 kota/kabupaten di Jabar. Polisi RW sudah digagas Fadil sejak menjabat Kapolda Metro Jaya.
Program ini sudah berjalan dan banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Fadil berencana menjadikan program ini menjadi lebih luas hingga ke tingkat nasional.
Mereka akan ditempatkan di setiap wilayah dan diharapkan dapat mencegah gangguan Kamtibmas. Dalam bekerja, Polisi RW bekerjasama dengan seluruh elemen masyarakat.
"Tugas Polisi RW menyelesaikan permasalahan Kambtimas yang bisa menimbulkan kejahatan, tentunya bersama elemen masyarakat. Kemudian menganalisa bersama masyarakat tentang potensi yang dapat menganggu Kamtibmas, mulai dari geografis, demografi, dan lainnya," kata Fadil dalam keterangannya. Baca juga: Sidang Terbuka Pati Polri, Bukti Jenderal Sigit Serius Sikat Benalu di Internal
Pembentukan Polisi RW ini diharapkan mampu penyelesaian permasalahan dengan cepat. Menurut Fadil, Polisi RW juga dapat mencegah terbentuknya potensi kejahatan.
"Kemudian menyusun respons terhadap persoalan tersebut. Perlahan seluruh faktor-faktor yg terbukanya ruang gangguan Kamtibmas bisa dihilangkan," ujar mantan Direktur Siber Bareskrim Polri ini.
Fadil memaparkan, Polri akan menerjunkan 32.000 personel yang disebar hampir di 70.000 RW di 27 kota/kabupaten di Jabar. Polisi RW sudah digagas Fadil sejak menjabat Kapolda Metro Jaya.
Program ini sudah berjalan dan banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Fadil berencana menjadikan program ini menjadi lebih luas hingga ke tingkat nasional.
Lihat Juga :