MCH 2022 Berikan Pembekalan kepada Puluhan Jurnalis Liputan Haji di Arab Saudi
Rabu, 10 Mei 2023 - 03:08 WIB
loading...
A
A
A
”Selain membuat berita, kami juga ikut membantu para jemaah haji yang membutuhkan pertolongan. Salah satunya, mengaktifkan kembali ponsel jemaah haji ketika baru tiba di bandara, itu mereka senang sekali karena bisa berkomunikasi dengan keluarga di Tanah Air,” ucapnya, Rabu (10/5/2023).
Dalam kesempatan itu, Abdul Hakim juga berbagi mengenai strategi peliputan di Tanah Suci. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan antara lain, membentuk tim solid di mana masing-masing anggota MCH saling bersinergi. Kemudian mewujudkan konten berkualitas, dan yang tidak kalah penting adalah bersahabat dengan norma dan regulasi yang berlaku di Arab Saudi. “Hal ini penting agar anggota MCH tidak menemukan kendala saat menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya,” ucapnya.
Hal senada disampaikan M. Iqbal yang bertugas di Daker Mekkah. Menurut dia, tantangan haji 2023 cukup besar mengingat jumlah jemaah haji yang berangkat mencapai 221.000 orang. Untuk itu, diperlukan kesiapan fisik dan psikis. “Tugas MCH selain mencari dan membuat berita juga menjadi petugas haji untuk membantu jemaah. Pengalaman saya banyak bertemu jemaah haji yang tersesat saat berada di Masjidil Haram, Mekkah maupun saat wukuf di Arafah,” ucapnya.
Begitu juga dengan jurnalis Kompas TV Nitia Anisa yang bertugas di Daker Madinah. Dalam kesempatan itu, Nitia membagikan pengalamannya bagaimana meliput aktivitas jemaah haji saat di Raudhah, Masjid Nabawi dan tempat-tempat bersejarah lainnya. Termasuk membagikan tips bagaimana live report tanpa ditangkap petugas keamanan atau Askar Arab Saudi. ”Jika ingin live report sebaiknya dilakukan di antara hotel yang ditempati jemaah haji Indonesia,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Abdul Hakim juga berbagi mengenai strategi peliputan di Tanah Suci. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan antara lain, membentuk tim solid di mana masing-masing anggota MCH saling bersinergi. Kemudian mewujudkan konten berkualitas, dan yang tidak kalah penting adalah bersahabat dengan norma dan regulasi yang berlaku di Arab Saudi. “Hal ini penting agar anggota MCH tidak menemukan kendala saat menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya,” ucapnya.
Hal senada disampaikan M. Iqbal yang bertugas di Daker Mekkah. Menurut dia, tantangan haji 2023 cukup besar mengingat jumlah jemaah haji yang berangkat mencapai 221.000 orang. Untuk itu, diperlukan kesiapan fisik dan psikis. “Tugas MCH selain mencari dan membuat berita juga menjadi petugas haji untuk membantu jemaah. Pengalaman saya banyak bertemu jemaah haji yang tersesat saat berada di Masjidil Haram, Mekkah maupun saat wukuf di Arafah,” ucapnya.
Begitu juga dengan jurnalis Kompas TV Nitia Anisa yang bertugas di Daker Madinah. Dalam kesempatan itu, Nitia membagikan pengalamannya bagaimana meliput aktivitas jemaah haji saat di Raudhah, Masjid Nabawi dan tempat-tempat bersejarah lainnya. Termasuk membagikan tips bagaimana live report tanpa ditangkap petugas keamanan atau Askar Arab Saudi. ”Jika ingin live report sebaiknya dilakukan di antara hotel yang ditempati jemaah haji Indonesia,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :