Hari Bakti Adhyaksa, Kejaksaan Diminta Rebut Kepercayaan Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2020 - 13:03 WIB
loading...
Hari Bakti Adhyaksa,...
Kejagung dinilai menghadapi tantangan utama di Hari Bakti Adhyaksa ke-60 pada hari ini, yakni merebut kepercayaan masyarakat dan menjadi penegak hukum yang berwibawa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai menghadapi tantangan utama di Hari Bakti Adhyaksa (HBA) ke-60 pada hari ini, yakni merebut kepercayaan masyarakat dan menjadi penegak hukum yang berwibawa.

Kejaksaan dinilai harus mampu mengembalikan muruwah kejaksaan, yakni menjadi institusi penegak hukum yang dipercaya masyarakat.

Koordinator Forum Diskusi Kebangkitan Indonesia, Bandot DM menilai bukan hal mudah bagi kejaksaan untuk menjawab tantangan tersebut.

Kendati demikian, dia menilai Jaksa Agung ST Burhanuddin telah melakukan langkah konsolidasi internal sebagai langkah untuk menjawab tantangan tersebut.

Menurut dia, jajaran eselon 1 yang merupakan penterjemah kebijakan Jaksa Agung harus menjadi sasaran utama dalam konsolidasi internal. "Dia (Jaksa Agung-red) memilih sosok yang tergolong muda untuk mengisi posisi Jaksa Agung Muda dan Badan Diklat. Sasarannya jelas, dia membutuhkan sosok yang bisa menterjemahkan sekaligus mengeksekusi kebijakannya," tutur Bandot di Jakarta, Rabu (22/7/2020). (Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Gandeng Kejagung Tangkap Djoko Tjandra )

Sementara untuk posisi Wakil Jaksa Agung, kata dia, Burhauddin mempercayakan kepada Setia Untung Arimuladi, jaksa senior yang memiliki rekam jejak lengkap.

"Paling penting, dia dikenal dekat dengan pihak eksternal dan internal kejaksaan shingga akan memudahkan komunikasi," tambahnya.

Dia menuturkan, Burhannudin mengambil risiko sangat besar saat di depan anggota Komisi III DPR menyatakan akan membongkar kasus korupsi bernilai triliunan sekaligus membeberkan sejumlah perusahaan yang terlibat.

Menurut dia, tidak dipungkiri tekad Jaksa Agung penuh risiko. Publik juga meragukan kemampuan dan integritas kejaksaan dalam menuntaskan perkara yang nilai kerugian negara fantastis dan melibatkan kalangan dekat istana.

Keraguan itu, kata Bandot, dijawab oleh jajaran Jampidsus yang dipimpin oleh Ali Mukartono dengan membawa kasus dugaan korupsi Jiwasraya dengan nilai kerugian negara Rp16 triliun ke pengadilan.

Tak kalah menarik adalah adalah upaya untuk melakukan seleksi terbuka posisi kepala kejaksaan tinggi. Lelang ini dinilainya merupakan terobosan untuk menjawab adanya isu jual beli jabatan dan nepotisme.

"Dengan rujukan kinerja sembilan bulan kepemimpinan Burhanuddin, kita sudah bisa membaca arah perjalanan kejaksaan ke depan. Jika slogan HBA ke-60 terus bergerak dan berkarya secara konsisten dijalankan dengan iktikad baik, harapan Burhanuddin untuk mengembalikan muruwah kejaksaan menjadi suatu institusi yang sangat dipercaya masyarakat bukan hal mustahil," tuturnya.

Kendati demikian, dia menilai bukan berarti pekerjaan rumah kejaksaan tuntas. Masih ada sejumlah hal yang mesti segera diselesaikan oleh Jaksa Agung. Dua kasus di antaranyamengeksekusi sejumlah perkara korupsi, termasuk eksekusi terhadap Djoko S Tjandra dan Honggo Wendratmo masih ditunggu oleh masyarakat.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Jadi Atensi Publik,...
Jadi Atensi Publik, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Senior Kawal Sidang Richard Lee
Richard Lee Segera Disidang...
Richard Lee Segera Disidang usai Berkas Perkara Lengkap
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Berita Terkini
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved