Jelang Pilpres 2024, Pengamat Nilai Hubungan Surya Paloh dan Jokowi Kian Renggang
Senin, 08 Mei 2023 - 02:08 WIB
loading...
A
A
A
"Sebagaimana kita tahu, sejak Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres awal Oktober 2023 lalu, kehangatan dan keakraban relasi Surya Paloh dengan Presiden Jokowi tampak makin memudar, dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya," tambah Nyarwi.
Selain itu, Nyarwi juga melihat, pertemuan antar dua elite negeri ini merupakan bentuk menjaga hubungan persahabatan. Ia meyakini itu lantaran dua tokoh itu pernah bergabung dalam Partai Golkar.
"Sebagaimana kita tahu, LBP meruapakan salah satu elite Golkar dan Surya Paloh dulu juga pernah berkiprah di Golkar, meski sekarang sudah menjadi Ketua Umum Partai Nasdem," ucap Nyarwi.
Tak hanya itu, pertemuan Luhut dan Surya juga dinilai Nyarwi memiliki agenda politik dan kebangsaan jelang Pilpres 2024. Ia meyakini, kedua elit itu saking tawar-menawar agenda baik me yangkut politik kebangsaan maupun politik elektoral.
"Terkait dengan pembahasan politik elektoral, misalnya, soal siapa saja yang potensial menjadi sosok capres dan cawapres dan siapa saja yang layak didukung dalam perspektif masing-masing," ucap Nyarwi.
Selain itu, Nyarwi juga melihat, pertemuan antar dua elite negeri ini merupakan bentuk menjaga hubungan persahabatan. Ia meyakini itu lantaran dua tokoh itu pernah bergabung dalam Partai Golkar.
"Sebagaimana kita tahu, LBP meruapakan salah satu elite Golkar dan Surya Paloh dulu juga pernah berkiprah di Golkar, meski sekarang sudah menjadi Ketua Umum Partai Nasdem," ucap Nyarwi.
Tak hanya itu, pertemuan Luhut dan Surya juga dinilai Nyarwi memiliki agenda politik dan kebangsaan jelang Pilpres 2024. Ia meyakini, kedua elit itu saking tawar-menawar agenda baik me yangkut politik kebangsaan maupun politik elektoral.
"Terkait dengan pembahasan politik elektoral, misalnya, soal siapa saja yang potensial menjadi sosok capres dan cawapres dan siapa saja yang layak didukung dalam perspektif masing-masing," ucap Nyarwi.
Lihat Juga :