Anies ke Buruh: Pilihlah Mereka yang Punya Rekam Jejak, Tak Sekadar Janji

Sabtu, 06 Mei 2023 - 15:03 WIB
loading...
Anies ke Buruh: Pilihlah...
Kandidat capres 2024 Anies Baswedan saat menghadiri acara May Day Buruh Bersama PKS dan Anies di Kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (6/5/2023). Foto/Humas PKS
A A A
JAKARTA - Kandidat calon presiden (capres) 2024 Anies Baswedan berpesan kepada para buruh, untuk memilih calon pemimpin yang memiliki rekam jejak yang menunjukkan keadilan. Rekam jejak yang dimaksud Anies Baswedan adalah, bukan sekadar rencana atau janji ke depan.

Hal ini disampaikan Anies saat menghadiri acara May Day Buruh Bersama PKS dan Anies di Kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (6/5/2023). Anies menegaskan, pesan di hari buruh ini bukan semata-mata membela buruh dan ojek online (ojol) tapi memastikan, keadilan hadir untuk semua.

"Jadi pesan kita di dalam peringatan Hari Buruh ini bukan semata-mata membela buruh, membela ojol. Tapi memastikan keadilan itu hadir kepada semuanya. Itu yang penting kita garisbawahi, dan ke depan insyaallah kita akan sama-sama jalani ini," kata Anies dalam sambutannya.

Baca juga: Pilpres 2024, PKS Resmi Usung Anies Baswedan

Kemudian Anies menjelaskan, Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga berpesan, pihaknya ingin sebuah ekosistem yang sehat, kalau adil semua akan punya kesempatan tumbuh dalam jangka pendek dan koreksi kepada sebuah sistem, untuk adil pasti menimbulkan suasana yang tidak nyaman dalam jangka pendek.

Karena yang biasanya mendapatkan berlebih, akan mengalami pengurangan, dan yang kemarin dapatnya kurang akan mendapatkan peningkatan.

"Dalam jangka pendek ada kontraksi, tapi dalam jangka panjang kita akan membuat rasakan Indonesia yang stabil, Indonesia yang aman, Indonesia yang sejahtera, Kenapa? karena ada rasa keadilan. Rasa keadilan itulah yang membuat kita semua akan tumbuh dan ini sudah dilakukan di banyak negara," jelasnya.

"Jadi kami yakin insyaallah dengan prinsip yang kita pegang selama ini kita teruskan ke depan. Kalau diwujudkan dalam satu kalimat, bukan mengecilkan yang besar, tapi membesarkan yang kecil, yang besar biar tambah besar tapi yang kecil jangan terus-menerus kecil, yang kecil ekonominya, rumah tangganya harus mengalami peningkatan," sambung Anies.

Oleh karena itu, Anies berpesan agar semuanya konsisten, jika ingin memperjuangkan keadilan maka pilihlah calon pemimpin yang memiliki rekam jejak yang menunjukkan keadilan, bukan sekadar janji ke depan, melainkan bukti yang sudah dikerjakan di masa lalu.

"Kalau kita ingin memperjuangkan keadilan, maka pilihlah mereka yang memiliki rekam jejak untuk menunjukkan keadilan, untuk menghadirkan keadilan, rekam jejak bukan sekadar rencana dan janji ke depan, tapi tengoklah ke belakang apa yang susah dikerjakan, karena itu adalah bukti," pesannya.

Untuk itu, kata Anies, pihaknya berharap ini menjadi dasar bagi semua yang sudah berkumpul di sini, yang punya komitmen untuk menghadirkan keadilan. Ia menyampaikan terima kasih kepada semuanya, terkhusus kepada para pimpinan organisasi buruh.

"Izinkan saya menyampaikan terima kasih terima kasih telah mengambil rute yang tidak sederhana, menjadi pimpinan organisasi buruh itu sangat repot, selalu berhadapan dengan masalah riil yang ada di lapangan. Kami mengobrol intensif dengan teman-teman itu, boleh kita beri tepuk tangan untuk para pejuang buruh kita semua," seru Anies.

"Dan izinkan juga dalam kesempatan ini kepada PKS Insyaallah konsistensi yang kemarin dilakukan, akan berbuah pada pembesarnya dukungan untuk terus konsisten di masa yang akan datang. Jadi ke depan PKS awal dan yang makin besar, fraksinya makin besar, dan harapannya makin kuat di dalam memperjuangkan keadilan lewat jalur parlemen. Insyaallah," tandas Anies.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Rekomendasi
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Berita Terkini
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved