Hasto PDIP: Kelompok Anti-Pancasila Ribut karena Kepentingan Geopolitik
Rabu, 22 Juli 2020 - 05:59 WIB
loading...
A
A
A
"Hal yang sama juga berlaku untuk globalisasi yang mendorong fundamentalisme pasar, dan fundamentalisme agama, sebagai transnasional ideologi yang tidak sesuai dengan Pancasila," kata Hasto.
(Baca: Survei Indikator Sebut Sebagian Besar Publik Ingin RUU HIP Dihentikan)
Maka, karena parahnya tekanan geopolitik itu pula, Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dan PDIP selalu mempromosikan Pancasila sebagai ideologi dunia selalu sangat relevan dalam realitas saat ini. Termasuk dalam krisis di Timur Tengah, ketegangan di Laut China Selatan, dan krisis akibat pandemi Covid-19.
Hasto mengatakan bahwa pemahaman geopolitik penting diajarkan dalam sekolah calon kepala daerah partai menuju Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar dalam waktu dekat.
"Pembumian Pancasila tidak hanya ke dalam, diperlukan cara pandang keluar, outward looking tentang Indonesia bagi dunia. Itulah yang digelorakan oleh PDI Perjuangan dalam proses kaderisasi kepemimpinan," ujar dia.
(Baca: Survei Indikator Sebut Sebagian Besar Publik Ingin RUU HIP Dihentikan)
Maka, karena parahnya tekanan geopolitik itu pula, Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dan PDIP selalu mempromosikan Pancasila sebagai ideologi dunia selalu sangat relevan dalam realitas saat ini. Termasuk dalam krisis di Timur Tengah, ketegangan di Laut China Selatan, dan krisis akibat pandemi Covid-19.
Hasto mengatakan bahwa pemahaman geopolitik penting diajarkan dalam sekolah calon kepala daerah partai menuju Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar dalam waktu dekat.
"Pembumian Pancasila tidak hanya ke dalam, diperlukan cara pandang keluar, outward looking tentang Indonesia bagi dunia. Itulah yang digelorakan oleh PDI Perjuangan dalam proses kaderisasi kepemimpinan," ujar dia.
(muh)
Lihat Juga :