Kisah Jenderal TB Simatupang Tidak Akur dengan Presiden Soekarno
Kamis, 04 Mei 2023 - 01:17 WIB
loading...
A
A
A
Selain kisah heroiknya dalam mempertahankan kesatuan Tanah Air, salah satu hal yang paling populer tentang TB Simatupang adalah ketidak akurannya dengan Presiden Soekarno.
Ketidakakuran ini bermula dari keputusan Soekarno untuk tetap bertahan di Yogyakarta ketika Belanda melancarkan Agresi Militer II pada 19 Desember 1948.
Padahal sebelumnya Presiden Pertama Indonesia itu sempat mengatakan akan ikut bergerilya. Untuk itu, Simatupang sempat menyiapkan satu batalyon yang siap mengawal Soekarno. Namun yang terjadi, Soekarno justru lebih memilih ditangkap Belanda.
Selain itu, Simatupang juga menyarankan Soekarno untuk tidak mengenakan seragam militer dalam berbagai kegiatan. Hal itu supaya dapat memberikan teladan dengan tetap mengenakan pakaian sipil.
Namun peringatan tersebut tak diindahkan oleh Soekarno yang justru mengenakan seragam militer dalam berbagai hajatan negara.
Perseteruan dua tokoh penting Indonesia ini semakin terlihat ketika penentuan visi angkatan perang.
Ketidakakuran ini bermula dari keputusan Soekarno untuk tetap bertahan di Yogyakarta ketika Belanda melancarkan Agresi Militer II pada 19 Desember 1948.
Padahal sebelumnya Presiden Pertama Indonesia itu sempat mengatakan akan ikut bergerilya. Untuk itu, Simatupang sempat menyiapkan satu batalyon yang siap mengawal Soekarno. Namun yang terjadi, Soekarno justru lebih memilih ditangkap Belanda.
Selain itu, Simatupang juga menyarankan Soekarno untuk tidak mengenakan seragam militer dalam berbagai kegiatan. Hal itu supaya dapat memberikan teladan dengan tetap mengenakan pakaian sipil.
Namun peringatan tersebut tak diindahkan oleh Soekarno yang justru mengenakan seragam militer dalam berbagai hajatan negara.
Perseteruan dua tokoh penting Indonesia ini semakin terlihat ketika penentuan visi angkatan perang.
Lihat Juga :