Pascadeklarasi Capres, Elektabiltas Ganjar Naik Signifikan

Sabtu, 29 April 2023 - 18:45 WIB
loading...
Pascadeklarasi Capres,...
SMRC merilis elektabilitas terbaru para capres 2024. Dalam survei yang dilakukan pada 25 hingga 28 April 2023, elektabilitas Ganjar Pranowo berada di puncak dengan suara 20,8% pada pemilih kritis. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga survei Saiful Mujani Reserach and Consulting (SMRC) merilis elektabilitas terbaru para capres 2024.
Dalam survei yang dilakukan pada 25 hingga 28 April 2023, elektabilitas Ganjar Pranowo berada di puncak dengan suara 20,8% pada pemilih kritis.

Dukungan kepada gubernur Jawa Tengah itu meningkat setelah PDIP mendeklarasikan Ganjar capres 2024 .
Elektabilitas Ganjar itu meningkat setelah pada survei sebelumnya, 4-7 April sebesar 13%. Artinya ada kenaikan yang sangat signifikan pada pemilih kritis setelah Ganjar dideklarasikan PDIP.

Sementara di posisi kedua ada Prabowo Subianto dengan suara 15,8%. Dukungan Prabowo melemah dari survei sebelumnya sebesar 18,3%. Lalu posisi ketiga ada Anies Baswedan dengan dukungan 11,4 % dari sebelumnya 10,7%. Baca juga: Sandiaga Bertemu dengan Ketua DPC PDIP Solo, Kode Cawapres Ganjar?

Direktur Riset SMRC Deni Irvani mengatakan peningkatan elektabilitas Ganjar terjadi dari akumulasi penurunan pada Prabowo, pemilih yang belum menentukan pilihan sebelumnya, dan pemilih calon-calon lain. ”Pemilih kritis adalah pemilih yang punya akses ke sumber-sumber informasi sosial-politik secara lebih baik,” kata Dani dalam siaran pernya, Sabtu (29/4/2023).

Para pemilih kritis ini memiliki telepon sehingga bisa mengakses internet untuk mengetahui dan bersikap terhadap berita-berita sosial-politik. “Mereka umumnya adalah pemilih kelas menengah bawah ke kelas atas, lebih berpendidikan, dan cenderung tinggal di perkotaan,” ujarnya.

Pemilih kritis juga cenderung lebih bisa memengaruhi opini kelompok pemilih di bawahnya. Total pemilih kritis ini secara nasional diperkirakan 80%. Karena itu, survei ini tidak mencerminkan populasi pemilih nasional 100%.

Menurut Deni, elektabilitas Ganjar kembali pulih dan perlahan naik secara signifikan pasca pengumuman Ganjar sebagai calon presiden oleh PDIP.

Sejak keputusan FIFA hingga pascapengumuman PDIP, elektabilitas Ganjar pulih dari 13% menjadi 20,8% atau naik 7,8%. Namun demikian, lanjut Deni, elektabilitas Ganjar dan Prabowo masih seimbang ketika simulasi dilakukan untuk empat capres yang sudah diputuskan oleh partai mereka masing-masing.

Prabowo telah diputuskan menjadi capres (Gerindra dan PKB). Anies Baswedan juga telah dicalonkan oleh Nasdem, Demokrat, dan PKS. Ganjar telah dicalonkan 4 partai. Dan terakhir Airlangga Hartarto juga telah ditetapkan Partai Golkar menjadi capres.

Sampel survei ini dipilih melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Baca juga: Ganjar Sebut Megawati Pakai Data Sains dalam Menunjuk Capres

Dengan teknik RDD, sampel sebanyak 1.021 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, divalidasi, dan discreening. Validasi dan screening dilakukan untuk memastikan bahwa pemilik nomor telepon terpilih adalah warga negara Indonesia dan telah memiliki hak pilih (berumur 17 tahun plus atau sudah menikah).

Margin of error survei diperkirakan 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara yang dilatih.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Mayoritas Publik Tolak...
Mayoritas Publik Tolak Wacana Pelengseran, Stabilitas Jadi Pertimbangan Utama
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
Mulai Januari 2025 Gaji...
Mulai Januari 2025 Gaji Guru Non-ASN Bakal Naik Rp2 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved