Ganjar Sebut Megawati Pakai Data Sains dalam Menunjuk Capres

Sabtu, 29 April 2023 - 14:43 WIB
loading...
Ganjar Sebut Megawati...
Capres 2024 Ganjar Pranowo menghadiri rapat konsolidasi internal pemenangan Pilpres 2024 yang digelar DPD PDIP Sulawesi Selatan, Jumat (28/4/2023) malam. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Calon presiden (capres) 2024 Ganjar Pranowo menghadiri rapat konsolidasi internal pemenangan Pilpres 2024 yang digelar DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan, Jumat (28/4/2023) malam. Di hadapan kader banteng Sulsel, Gubernur Jawa Tengah itu menceritakan proses pencalonan dirinya oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Kedatangan Ganjar yang mengenakan kemeja putih disambut Ketua DPD PDIP Sulsel Ridwan Andi Wittiri dan Sekretaris DPD Rudy Pieter Goni dan para ketua DPC dari 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Sambil menyalami setiap kader, Ganjar lalu masuk ke dalam di Kantor DPD PDIP Sulsel Jalan Gunung Bawakaraeng, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut Ganjar, Kantor DPD Sulsel adalah yang pertama dikunjungi setelah dirinya ditetapkan sebagai capres PDIP. Sulsel, kata Ganjar, adalah daerah yang selalu menarik dikunjungi apalagi dirinya pernah diber gelar Daeng Manaba.



Dalam konsolidasi internal itu, Ganjar juga menceritakan mengenai pencapresan dirinya oleh Megawati Soekarnoputri. Ia mengaku tidak pernah tahu akan ditunjuk menjadi capres.

Ganjar juga mengaku tidak mengetahui makna di balik keputusan Megawati yang membuatnya kaget itu. "Kenapa diambil tanggal 21 April, masih bulan Ramadan, harinya Jumat, waktunya mepet. Saya tidak pernah tahu apa makna di balik itu, tapi pasti ini sudah diolah (penunjukan capres) oleh Ibu (Megawati) dengan data sains. Saya kaget memang," kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga membicarakan persiapan menghadapi Pemilu 2024 dengan kader PDIP Sulsel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Legislator PDIP Sebut...
Legislator PDIP Sebut Tragedi Bus ALS Alarm Keras Kegagalan Pengawasan Transportasi dan Infrastruktur Jalan
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Berita Terkini
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved