Jokowi Tentu Tidak Ingin Reputasinya Jatuh Hanya karena Pencalonan Gibran

Selasa, 21 Juli 2020 - 14:58 WIB
loading...
Jokowi Tentu Tidak Ingin...
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bisa menempatkan diri dengan baik terkait majunya Gibran Rakabuming Raka dalam Pilkada Solo 2020.

Menurut Karyono, majunya Gibran Gibran Rakabuming Raka yang merupakan putra sulung Jokowi itu sejak awal memang tak luput dari sorotan publik dan menjadi selalu menjadi konsumsi media. Hal itu wajar, karena Gibran dikaitkan dengan kiprah politik keluarga Jokowi. Sebagai putra orang nomor satu di Indonesia, tentu lazim jika setiap gerak-geriknya menjadi sorotan publik. Maka tak pelak, langkah Gibran maju di Pilkada Kota Solo selalu menjadi perbincangan publik.

"Bahkan memunculkan pelbagai pendapat spekulasi di tengah masyarakat. Pendapat sebagian pihak yang menghubungkan pencalonan Gibran dengan kekuasaan ayahnya yang menjabat presiden untuk periode kedua kalinya pun mengemuka di ruang publik," ujar Karyono kepada SINDOnews, Selasa (21/7/2020). (Baca juga: Beda Gibran dengan AHY saat Maju Pilkada ).

Karyono tak menampik ada kekhawatiran dari sebagian pihak bahwa Presiden Jokowi akan menggunakan kekuasaannya untuk memenangkan Gibran dalam kontestasi Pilkada Kota Solo. Tentu saja dalam iklim demokrasi, siapa pun bisa menyampaikan pendapat, walau pendapat itu masih spekulasi. "Tetapi menurut saya, Presiden Jokowi akan hati-hati dalam menyikapi masalah ini. Jokowi bisa menempatkan diri secara proporsional dengan memisahkan urusan negara dan pemerintahan dengan pencalonan putranya sebagai calon wali kota," tutur dia.

Menurut Karyono, dalam konteks kontestasi pilkada, meski Gibran adalah putra sulung Presiden Jokowi, tetapi ia percaya Presiden Jokowi sudah memahami rambu-rambu sebagai kepala negara dan pemerintahan. Sebagai presiden, tentu Jokowi sudah menyadari aturan main (rule of the game) dan aturan hukum (rule of law).

Dia meyakini hal itu sudah ada dalam benak Presiden Jokowi. Sebagai orang yang berpengalaman di pemerintahan, dari menjadi wali kota, gubernur, hingga presiden tentu sudah menyadari bahwa kedudukan seorang pemimpin negara tidak boleh melakukan penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power). (Baca juga: Muluskan Gibran di Pilkada, Pengamat: Jokowi Bangkrut Moral Politik ).

Jokowi disebutnya tentu memahami tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan seorang presiden dalam pencalonan Gibran sebagai wali kota Solo. Presiden Jokowi tentu tidak ingin reputasinya jatuh di mata rakyat hanya karena persoalan pencalonan putranya di Pilkada Solo. Sebab, taruhannya terlalu besar untuk sebuah legacy dalam periode kedua pemerintahan Jokowi.

"Meski demikian, publik berkewajiban untuk memberikan kritik dan saran kepada Presiden Jokowi agar tidak melakukan abuse of power demi jalannya sebuah pemerintahan yang bersih (clean government) yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang bersih sesuai peraturan perundang-undangan suatu negara serta memiliki niat baik untuk membangun negara serta bangsanya dengan tetap menjunjung tinggi norma kesusilaan dan norma hukum beserta norma kepatutan," pungkas dia.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Ahmad Ali Beberkan Alasan...
Ahmad Ali Beberkan Alasan Jokowi Turun Langsung Keliling Daerah
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Rekomendasi
Kejutan, Jerman Kebobolan...
Kejutan, Jerman Kebobolan Lawan Paraguay di Babak Pertama
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Infografis
Ukraina Hanya Mampu...
Ukraina Hanya Mampu Menembak Jatuh 30% Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved