Seleksi Dirdik KPK, Tiga Anggota Polri Lolos Tahapan Berikutnya
Selasa, 21 Juli 2020 - 14:32 WIB
loading...
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa ada tiga anggota Polri dinyatakan lolos seleksi jabatan Direktur Penyidikan (Dirdik) lembaga antikorupsi itu. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa ada tiga anggota Polri dinyatakan lolos seleksi jabatan Direktur Penyidikan (Dirdik) lembaga antikorupsi itu. Ketiganya terpilih usai lolos uji kompetensi asesmen.
Ketiga kandidat Dirdik itu yakni, Brigjen Setyo Budiyanto yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Wilayah III KPK sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Dirdik KPK. Kedua kandidat lainnya yakni Widyaiswara Muda Sespimti Polri, Kombes Nazirwan Adji Wibowo dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan, Kombes Didik Agung Widjanarko. (Baca juga: Vaksin China Tiba di Indonesia, Ahli Epidemiologi: Banyak Orang Ingin Keajaiban)
"Dari 10 kandidat Dirdik, yang lanjut ke tahapan berikutnya yakni 3 orang yaitu Setyo Budiyanto, Nazirwan Adji Wibowo dan Didik Agung Widjanarko," ujar Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/7/2020).
Selain Dirdik, KPK juga membuka seleksi untuk jabatan Direktur Pengolahan Informasi dan Data (Pinda), Direktur Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan Koordinator Wilayah (Koorwil).
Untuk Direktur Pinda, dua calon dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya dari enam kandidat. Keduanya yakni Riki Arif Gunawan dan Indira Malik. Sedangkan untuk Direktur Dumas, dari 26 kandidat yang lanjut ke tahapan berikutnya yakni 4 orang yaitu Kunto Ariawan, Tessa Mahardhika Sugiarto, Andre Dedy Nainggolan dan Tomi Murtomo.
Untuk Koordinator Wilayah, dari 64 kandidat yang lanjut ke tahapan berikutnya yakni 18 orang yaitu, Aida Ratna Zulaiha, Budi Waluya, Sugiarto, Dian Patria, Asep Rahmat Suwandha, Muchamad Soffan Hadi, Agung Yudha Wibowo, Bernard Sibarani, Aminudin, Rufriyanto Maulana Yusuf, Bahtiar Ujang Purnomo, Febrianto Nugroho, Prabawa Widi Nugroho, Jefri Silitonga, Turman Sormin Siregar, Kumbul Kuswijayanto Sudjadi, Yudhiawan dan R Pitra Andrias Ratulangie.
"Seluruh kandidat dalam seleksi ini berasal dari peserta yang bersumber dari Internal KPK, Kemenkumham, Kemenkeu, BPKP, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, Kominfo dan BIN," kata Ali.
Ketiga kandidat Dirdik itu yakni, Brigjen Setyo Budiyanto yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Wilayah III KPK sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Dirdik KPK. Kedua kandidat lainnya yakni Widyaiswara Muda Sespimti Polri, Kombes Nazirwan Adji Wibowo dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Selatan, Kombes Didik Agung Widjanarko. (Baca juga: Vaksin China Tiba di Indonesia, Ahli Epidemiologi: Banyak Orang Ingin Keajaiban)
"Dari 10 kandidat Dirdik, yang lanjut ke tahapan berikutnya yakni 3 orang yaitu Setyo Budiyanto, Nazirwan Adji Wibowo dan Didik Agung Widjanarko," ujar Plt Juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/7/2020).
Selain Dirdik, KPK juga membuka seleksi untuk jabatan Direktur Pengolahan Informasi dan Data (Pinda), Direktur Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan Koordinator Wilayah (Koorwil).
Untuk Direktur Pinda, dua calon dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya dari enam kandidat. Keduanya yakni Riki Arif Gunawan dan Indira Malik. Sedangkan untuk Direktur Dumas, dari 26 kandidat yang lanjut ke tahapan berikutnya yakni 4 orang yaitu Kunto Ariawan, Tessa Mahardhika Sugiarto, Andre Dedy Nainggolan dan Tomi Murtomo.
Untuk Koordinator Wilayah, dari 64 kandidat yang lanjut ke tahapan berikutnya yakni 18 orang yaitu, Aida Ratna Zulaiha, Budi Waluya, Sugiarto, Dian Patria, Asep Rahmat Suwandha, Muchamad Soffan Hadi, Agung Yudha Wibowo, Bernard Sibarani, Aminudin, Rufriyanto Maulana Yusuf, Bahtiar Ujang Purnomo, Febrianto Nugroho, Prabawa Widi Nugroho, Jefri Silitonga, Turman Sormin Siregar, Kumbul Kuswijayanto Sudjadi, Yudhiawan dan R Pitra Andrias Ratulangie.
"Seluruh kandidat dalam seleksi ini berasal dari peserta yang bersumber dari Internal KPK, Kemenkumham, Kemenkeu, BPKP, Kepolisian RI, Kejaksaan Agung, Kominfo dan BIN," kata Ali.
Lihat Juga :