Bareskrim Profiling Pernyataan Peneliti BRIN yang Halalkan Bunuh Warga Muhammadiyah
Selasa, 25 April 2023 - 09:22 WIB
loading...
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengambil langkah cepat dengan melakukan profiling pernyataan AP Hasanuddin. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin yang menghalalkan membunuh warga Muhammadiyah menuai polemik. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengambil langkah cepat dengan melakukan profiling pernyataan AP Hasanuddin.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan, pihaknya tengah melakukan profiling terkait komentar Andi. Kendati begitu, ia tak menjelaskan lebih detail terkait proses profiling tersebut.
"Sedang kita profiling tentang pernyataan tersebut," kata Andi saat dihubungi Selasa (25/4/2023).
Baca juga: Pagi Ini Pemuda Muhammadiyah Laporkan Peneliti BRIN ke Bareskrim
Seperti diberitakan, persoalan ini berawal dari status Facebook yang ditulis Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin. Ia mengaku heran dengan Muhammadiyah yang tak taat dengan keputusan Lebaran yang ditetapkan pemerintah.
Baca juga: Peneliti BRIN Ancam Bunuh, Muhammadiyah Imbau Warganya Tak Ikut Berpikir Kerdil
Mantan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) itu heran warga Muhammadiyah minta difasilitasi lapangan untuk Salat Idulfitri. "Eh, masih minta difasilitasi tempat sholat Id. Pemerintah pun memberikan fasilitas," ujar Thomas dalam status yang viral dikutip Senin, 24 April 2023.
Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan, pihaknya tengah melakukan profiling terkait komentar Andi. Kendati begitu, ia tak menjelaskan lebih detail terkait proses profiling tersebut.
"Sedang kita profiling tentang pernyataan tersebut," kata Andi saat dihubungi Selasa (25/4/2023).
Baca juga: Pagi Ini Pemuda Muhammadiyah Laporkan Peneliti BRIN ke Bareskrim
Seperti diberitakan, persoalan ini berawal dari status Facebook yang ditulis Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin. Ia mengaku heran dengan Muhammadiyah yang tak taat dengan keputusan Lebaran yang ditetapkan pemerintah.
Baca juga: Peneliti BRIN Ancam Bunuh, Muhammadiyah Imbau Warganya Tak Ikut Berpikir Kerdil
Mantan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) itu heran warga Muhammadiyah minta difasilitasi lapangan untuk Salat Idulfitri. "Eh, masih minta difasilitasi tempat sholat Id. Pemerintah pun memberikan fasilitas," ujar Thomas dalam status yang viral dikutip Senin, 24 April 2023.
Lihat Juga :