Peneliti BRIN Ancam Bunuh, Muhammadiyah Imbau Warganya Tak Ikut Berpikir Kerdil

Selasa, 25 April 2023 - 00:30 WIB
loading...
Peneliti BRIN Ancam...
Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad mengimbau warga Muhammadiyah tetap bijak menyikapi pernyataan bernada provokasi dari peneliti BRIN Andi Pangerang Hasanuddin. Foto/tangkapan layar TVMU
A A A
JAKARTA - Peneliti astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang Hasanuddin meluapkan kemarahan terhadap Muhammadiyah. Dia mengancam membunuh warga Muhammadiyah dan dia siap menerima konsekuensinya.

Ancaman ini disampaikan Andi dalam kolom komentar unggahan peneliti BRIN lain yang juga mantan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin soal perbedaan penetapan 1 Syawal antara Muhammadiyah dengan pemerintah.

Menyikapi hal ini, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad mengimbau agar warga Muhammadiyah tetap bersikap dan berpikir bijaksana. Tidak perlu terprovokasi dengan berbagai hujatan yang menyerang.

“Kami mengimbau agar warga tidak terpancing dengan berbagai cemoohan, sinisme, tudingan, hujatan, kritik yang menyerang, hingga ada oknum yang mengancam secara fisik terkait perbedaan pelaksanaan idul fitri 1444 H,” tutur Dadang, Senin (24/4/2023).

Baca juga: Viral Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Waketum MUI: Ini Tindak Pidana, Serahkan ke Polisi

Menurut Dadan, hujatan dan cemooh bukan barang baru bagi Muhammadiyah. Sejak awal berdiri, Muhammadiyah sudah kenyang pengalaman diperlakukan buruk dan dipersepsikan negatif.

“Dulu ketika Kiai Ahmad Dahlan mempelopori arah kiblat yang benar secara syariat dan ilmu falak, juga disikapi serupa. Beliau dituding kafir dan masjid yang dibangunnya di Kauman dirobohkan. Kini perangai serupa tertuju ke Muhammadiyah oleh orang-orang yang boleh jadi berilmu, mungkin karena merasa benar sendiri atau memang bersikap kerdil yang tentu tak sejalan dengan khazanah dunia ilmu dan akhlak Islam,” jelas Dadang.

Dadang mengajak kepada mereka yang tak sejalan dengan pandangan keislaman Muhammadiyah untuk mengedepankan akal sehat, bersikap ilmiah yang objektif, dan keluhuran adab Islam layaknya orang beragama dan berilmu.

“Bila para petinggi negeri selama ini begitu gencar menyuarakan moderasi dan toleransi dalam beragama dan berbangsa serta ajakan jangan radikal dan intoleran, maka Muhammadiyah hanya ingin bukti,” tegas Dadang.

Muhammadiyah, lanjut Dadang, ingin bukti benarkah hal tersebut dipraktikkan secara autentik dan nyata. Jangan hanya ditujukan kepada pihak lain tetapi juga di lingkungan sendiri agar tidak tampak sekadar retorika dan sepihak. ”Seperti pepatah kuman di seberang lautan tampak, Gajah di pelupuk mata tak tampak" atau pepatah lain tiba di mulut dimuntahkan, sampai di perut dikempiskan,” ujar Dadang.



Secara organisasi, Muhammadiyah tetap elegan menyikapi pernyataan negatif seputar perbedaan Idufitri karena sudah terbiasa. Dadang mengimbau warga Muhammadiyah agar tidak bersikap sama dengan mereka yang kerdil pemikiran dalam beragama dan berbangsa. ”Tunjukkan bahwa warga Muhammadiyah berkeadaban, berilmu, berbangsa, dan bahkan beragama lebih baik di dunia nyata,” tutur dia.

Namun, bila apa yang disampaikan sudah melampui batas, jalur hukum bisa ditempuh. “Bila dari pernyataan-pernyataan buruk orang-orang itu terhadap Muhammadiyah ada yang sudah melewati batas, tentu jalan hukum itu selalu terbuka untuk dilakukan sejalan dengan koridor yang dijamin konstitusi dan terhormat dalam berbangsa. Sekali lagi warga Muhammadiyah agar tetap mengedepankan pemikiran dan sikap luhur, serta tidak mengambil langkah sendiri-sendiri,” jelas Dadang.

Dadang berharap kepada para elite negeri dan cerdik cendekia untuk bersama-sama menciptakan suasana beragama dan berbangsa yang lebih kondusif dan bermartabat luhur, seraya menjauhkan diri dari hal-hal tidak atau kurang terpuji yang dapat meretakkan hidup berbangsa dan bernegara di Republik Indonesia milik bersama.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Kasus Riset Palsu Demi...
Kasus Riset Palsu Demi Plesiran, Mendiktisaintek Ungkap Temuan Awal
Polemik Peneliti Pakai...
Polemik Peneliti Pakai Riset Palsu di Forum Ilmiah Dunia, DPR Dorong Investigasi
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Cerita Djoko Slamet...
Cerita Djoko Slamet Pudjorahardjo, Peneliti yang Lulus S2 Teknik Fisika UGM di Usia 68 Tahun
Rekomendasi
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Berita Terkini
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Infografis
Orang-Orang yang Tak...
Orang-Orang yang Tak Boleh Ikut Daftar Kartu Prakerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved