Zulhas dan Elite PAN Bertemu Jokowi, Pengamat: Tak Mungkin Hanya Bahas UMKM

Selasa, 21 Juli 2020 - 07:50 WIB
loading...
Zulhas dan Elite PAN...
Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan telah bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara. Hadir dalam pertemuan itu seperti, Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi ) di Istana Negara. Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Dewan Kehormatan, Soetrisno Bachir dan Ketua Majelis Penasihat Partai, Hatta Rajasa dan sejumlah elite PAN lainnya yang mendampingi pertemuan itu.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu mengklaim pertemuan hanya membahas ekonomi dan UMKM. Namun, ditengarai pertemuan tersebut tak hanya membahas hal-hal tersebut. (Baca juga: Jubir PAN Sebut Jokowi-Zulhas Bahas Ekonomi dan UMKM)

"Tak mungkin hanya bahas itu. Tak mungkin hanya bahas ekonomi dan UMKM. Apa hubungannya Zulhas dengan ekonomi dan UMKM," kata analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat dihubungi SINDOnews, Selasa (21/7/2020).

Menurut Ujang, terlebih pertemuan dengan orang nomor satu di Indonesia itu membawa 'elite' partai sekaligus mengatasnamakan intitusi partai, bukan kapasitas Zulhas sebagai Wakil Ketua MPR.

"Atau bisa juga Zulhas akan jadi Menteri Koperasi dan UMKM menggantikan Teten Masduki jika ada reshuffle nanti," tutur Ujang. (Baca juga: Heboh Pembubaran, Ternyata Ini 18 Lembaga yang Disasar Jokowi)

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu memandang, tak ada yang aneh jika PAN memutuskan bergabung ke pemerintahan. Karena pada periode pertama, partai berlambang matahari itu juga merapat ke pemerintahan Jokowi, dan saat reshuffle kabinet mendapatkan satu kursi menteri.

Dia pun melihat, jika ada reshuffle akan diganjar satu kursi menteri. Barter politik dan barter kepentingan serta barter jabatan sudah biasa di dunia politik, termasuk kecenderungan politik di Indonesia.

"Mana ada partai yang tak menginginkan kursi menteri. Semua partai jika ditawari pasti akan ambil kursi menteri. Karena kursi menteri itu nikmat dan lezat," ujarnya

Di sisi lain Ujang menganggap, partai politik dibentuk untuk memperebutkan jabatan dengan cara konstitusional. Jika jabatan sudah ada di depan mata, tak mungkin dibiarkan, pasti disikat.

"Patgulipat politik akan terjadi, di mana pun dan sampai kapanpun. Karena yang dikejar hanya jabatan semata. Yang dikejar kekuasaan semata. Karena basis koalisinya pragmatisme, maka patgulipat barter kepentingan akan terjadi," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri PAN Abdillah Toha Assegaf Meninggal Dunia
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
Jabat Kepala Bakom,...
Jabat Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Jejak Pendidikan Jumhur...
Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Sekretaris DPW PAN Sumut...
Sekretaris DPW PAN Sumut Komitmen Kawal Presiden Prabowo hingga 2034
Rekomendasi
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Berita Terkini
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved