Antisipasi Krisis Pangan, KSP Moeldoko Lakukan Hal Ini

Sabtu, 15 April 2023 - 17:05 WIB
loading...
Antisipasi Krisis Pangan,...
KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (kanan) bersama Bupati Sumba Timur Khristofel Praing (kiri) saat melakukan panen raya sorgum, di Waingapu, NTT. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Upaya mengantisipasi krisis pangan terus diupayakan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. Terbaru Moeldoko yang juga Ketua Umum HKTI kembangkan tanaman sorgum di Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia pun menargetkan, penanaman sorgum minimal dapat menyentuh luasan lahan 400 hektare pada tahun ini.

Perjuangan menanam Sorgum di Waingapu sudah dimulai sejak 2016 dengan segala kendala, musim yang kering, hama yang tidak pernah putus tetapi Jenderal TNI (TNI) Moeldoko tidak pernah menyerah dan saat ini telah menghasilkan dan banyak melibatkan masyarakat untuk bekerja.

Kata Moeldoko, produksi sorgum harus terus ditingkatkan sebagai bahan pangan alternatif pengganti gandum hingga beras.

Terlebih, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengamanatkan agar dilakukan diversifikasi (memperbayak variasi) bahan pangan. Salah satunya, melalu pengembangan lahan dan hilirisasi sorgum di NTT.

"Jadi pangan tidak hanya berfokus pada jagung kedelai dan beras, jangan. Tetapi ada diversifikasi lain yang bisa kita eksploitasi. Sorgum, yang kedua Sagu. Ini juga bisa sangat massif kita gunakan," ujar Moeldoko dalam keterangannya, Sabtu (15/4/2023).

Panglima TNI 2013-2015 ini menambahkan, pengembangan tanaman sorgum juga bisa menjadi lompatan untuk menurunkan angka stunting di NTT. Sebab, sorgum mengandung nutrisi seperti protein, serat, vitamin, dan mineral yang dapat membantu kebutuhan gizi pada anak.

Selain itu sambung Moeldoko, dengan menanam sorgum di lahan-lahan tandus dan marginal, juga memberikan peluang ekonomi baru bagi petani dan masyarakat setempat.

"Semua dari sorgum ini bermanfaat dan punya nilai ekonomi tinggi. Untuk itu pemerintah siapkan offtakernya agar petani lebih semangat menanam sorgum dan bisa hidup sejahtera," terangnya.

Moeldoko yang juga Ketua HKTI ini mengingatkan, bahwa Pemerintah telah menyusun roadmap pengembangan sorgum di NTT. Tahap awal, dengan mempersiapkan lahan seluas 15.000 hektare.

Tahap kedua, 50.000 hektare, dan tahap ketiga ditaregtkan mencapai 200.000 hektare.

"Selain lahan, Pemerintah juga sekarang sedang menyiapkan pembibitan atau benih sorgum nasional di Waingapu. Jadi empat puluh lima persen dari hasil panen sorgum digunakan untuk benih dan ditanam kembali," jelasnya.

Sebelumnya, Moeldoko bersama Bupati Sumba Timur melakukan panen raya sorgum di atas lahan seluas 50 hektare yang dikelola oleh PT Sorgum Moelti Agriculture, di Waingapu.

Panen di atas lahan seluas 50 hekter tersebut, diperikarakan dapat mencapai 100 biji kering dengan 250 ton biji basah. Adapun benih yang dipakai untuk sorgum merupakan varietas super 1.

Sebenarnya, luasan lahan yang disiapkan PT SMA untuk penanaman dan pengolahan sorgum seluas 3.200 hektare. Hanya saja, musim panen tahun ini yang dipakai sebesar 200 hektare. Sedangkan lahan yang bisa dipanen hanya 50 hektare dari 100 hektare yang tertanam.

"Kena serangan hama belalang pada fase kecilnya. Sisa lima puluh hektare yang kita maksimalkan," ucap Manager Project PT SMA Hermanto.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terpilih Jadi Ketum...
Terpilih Jadi Ketum DPN HKTI secara Aklamasi, Sudaryono: Dualisme Kita Sudahi Per Hari Ini
Kubu Tom Lembong Minta...
Kubu Tom Lembong Minta Dihadirkan Moeldoko dan Gita Wirjawan di Ruang Sidang
Serahkan Nasib KSP ke...
Serahkan Nasib KSP ke Prabowo, Moeldoko Ancang-ancang Kembali Berbisnis
Istana Jawab Isu Pemerintah...
Istana Jawab Isu Pemerintah Sewa 1.000 Mobil untuk HUT ke-79 RI di IKN
Moeldoko Tak Setuju...
Moeldoko Tak Setuju TNI Berbisnis: TNI Profesional, Jangan Bergeser!
Hadapi Bonus Demografi,...
Hadapi Bonus Demografi, IFN Ajak 24 Tokoh Muda Optimalkan SDM Bangsa
Moeldoko: Tanpa TKDN,...
Moeldoko: Tanpa TKDN, Indonesia Hanya Jadi Pusat Impor Kendaraan Listrik
Penjualan Motor Listrik...
Penjualan Motor Listrik Ditarget Capai 8 Juta Unit di 2025, Mobil 2 Juta Unit
Soal Dana Tabungan Tapera...
Soal Dana Tabungan Tapera Rp567,5 Miliar Belum Dikembalikan, Moeldoko: Bakal Dibereskan
Rekomendasi
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved