Megawati Belum Juga Umumkan Capres 2024 yang Diusung PDIP, Ternyata Ini Alasannya

Jum'at, 14 April 2023 - 17:31 WIB
loading...
Megawati Belum Juga...
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Foto/Dok SINDO
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri hingga kini belum juga mengumumkan calon presiden (capres) yang akan diusung di Pilpres 2024 . Elite PDIP ungkap alasannya.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDIP Ahmad Basarah, pendaftaran calon presiden baru dilakukan pada 19 Oktober 2023 sampai 25 November 2023. "Jadi rentang waktu dari sekarang itu masih ada enam bulan ke depan," kata Basarah, dikutip Jumat (14/4/2023).

PDIP beranggapan bahwa jika Megawati memutuskan calon presidennya hari ini, sejatinya genderang Pilpres 2024 telah ditabuh mulai saat ini juga. Dengan demikian, kata dia, akhirnya masa kampanye yang seharusnya dipersingkat, tetap panjang juga.

"Nah atas dasar kesadaran itulah sampai dengan saat ini, PDI Perjuangan sengaja belum memutuskan calon presiden dan calon wakil presidennya," ujarnya.

Baca Juga: Tidak Gabung Koalisi Besar, PDIP Diprediksi Prioritaskan Puan sebagai Capres 2024

Sebelumnya, pengamat politik Jerry Massie mengatakan, jika PDIP bergabung dengan Koalisi Besar yang digagas Partai Golkar, Partai Gerindra, PKB, PAN, dan PPP, keinginan PDIP hanya ada dua pasang calon Pilpres 2024 akan tercapai. Apalagi, di dalam Koalisi Besar ini juga ada peran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan bagian dari PDIP.

"Visi PDIP hanya akan ada dua capres (di Pilpres 2024) terbuka lebar, entah Prabowo-Puan atau Puan-Prabowo terjadi," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (13/4/2023).

Jerry menambahkan, satu pasangan lainnya adalah Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan. "Ini adalah target besar PDIP menghendaki hanya ada dua paslon capres," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo-Puan Segera Bertemu, PKB-Gerindra Harap PDIP Ikut Koalisi

Namun, kata Jerry, kalau PDIP tidak mendapat jatah capres atau cawapres di Koalisi Besar, kemungkinan partai berlambang banteng moncong putih ini akan maju sendiri dan memajukan kadernya. PDIP tentu akan menjaga marwahnya sebagai partai pemenang Pemilu 2019. "Kemungkinan mereka akan memajukan kader mereka, Puan-Ganjar," katanya.

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini menambahkan, meski elektabilitas Ganjar jauh di atas Puan, Megawati tidak akan rela anaknya hanya menjadi cawapres pendamping Ganjar. "Saya rasa Mega tak rela Puan jadi nomor 2. Atau bisa saja kejutan Puan-Erick Thohir ataupun ada tokoh lainnya yakni ekonom Rizal Ramli. Tetap saja Puan akan jadi skala prioritas PDIP," kata Jerry.

Diketahui, siapa yang akan diusung PDIP sebagai capres hingga masih menjadi tanda tanya. Sempat beredar kabar Ketua Umum DPP PDIP Megawati telah merestui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi capres 2024. Namun, Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menampik pemberitaan seputar kepastian Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) PDIP di Pilpres 2024. Penegasan tersebut disampaikan Rudy saat ditemui di rumahnya, Selasa (11/4/2023) malam.

Rudy juga menegaskan kembali, urusan Capres PDIP mutlak adalah keputusan Ketua Umum (Ketum) DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Dirinya sebagai kader partai enggan mendahului keputusan Ketum. "Saya tidak ditanya Ganjar Presiden apa tidak. Tapi kapan itu Ganjar. Kemudian saya jawab tanya saja Pak Sekjen. Tanya saja Bu Mega," jelasnya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP Bambang Wuryanto mengatakan, keputusan soal siapa yang diusung PDIP merupakan wewenang Megawati. "Soal Pak Ganjar saya enggak tahu-menahu. Gitu lho. Itu sudah dari dulu aku jawab tergantung ketua umum. Itu di bawah ketua umum kami untuk capres cawapres, apakah itu nanti Pak Ganjar atau siapa pun itu tergantung ketua umum. Titik," kata Bambang Pacul, sapaan akrab Bambang Wuryanto, kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (11/4/2023).

Bambang Pacul menegaskan, ketika Megawati sudah memutuskan, semua kader PDIP tegak lurus terhadap keputusan itu, termasuk Puan Maharani. "Mbak Puan gimana, kalau Mbak Puan kader partai kan tetap kader partai kan sudah pasti mendukung," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
GNB Bahas RUU Polri...
GNB Bahas RUU Polri saat Bertemu Megawati
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Wilayahnya Berdekatan,...
Wilayahnya Berdekatan, Negara-negara Ini Belum Serang Israel di 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved