Ketum PBNU Dorong Resolusi Damai Palestina-Israel
Jum'at, 14 April 2023 - 15:06 WIB
loading...
KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dalam Ramadan Forum yang bertajuk Building Peace Between Palestine and Israel, on the Basis of Sunni Islamic Jurisprudence for a Global Civilization, di UIII Depok, Jawa Barat, Kamis 13 April 2023. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Resolusi damai didorong untuk menyelesaikan konflik Palestina dan Israel , sebagai solusi dua negara. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya .
"Saya pikir kunci pertama yang perlu kita lakukan adalah menemukan dari mana harus memulai. Kita harus mulai dengan mendorong orang untuk percaya bahwa resolusi itu mungkin," kata Gus Yahya dalam "Ramadan Forum" yang bertajuk Building Peace Between Palestine and Israel, on the Basis of Sunni Islamic Jurisprudence for a Global Civilization", di Universitas Islam Indonesia (UIII) Depok, Jawa Barat, Kamis 13 April 2023.
Menurut Gus Yahya, situasi yang terjadi saat ini menunjukkan banyak pihak yang masih skeptis terhadap keyakinan bahwa ada kemungkinan solusi untuk masalah antar dua negara tersebut.
"Semua yang kita dengar hari ini hanyalah pernyataan. Pernyataan yang sama berulang-ulang tanpa ada yang membicarakan rencana sebenarnya," ucapnya.
Baca juga: Konflik Palestina-Israel Paling Realistis Diselesaikan dengan Solusi Dua Negara
"Saya pikir kunci pertama yang perlu kita lakukan adalah menemukan dari mana harus memulai. Kita harus mulai dengan mendorong orang untuk percaya bahwa resolusi itu mungkin," kata Gus Yahya dalam "Ramadan Forum" yang bertajuk Building Peace Between Palestine and Israel, on the Basis of Sunni Islamic Jurisprudence for a Global Civilization", di Universitas Islam Indonesia (UIII) Depok, Jawa Barat, Kamis 13 April 2023.
Menurut Gus Yahya, situasi yang terjadi saat ini menunjukkan banyak pihak yang masih skeptis terhadap keyakinan bahwa ada kemungkinan solusi untuk masalah antar dua negara tersebut.
"Semua yang kita dengar hari ini hanyalah pernyataan. Pernyataan yang sama berulang-ulang tanpa ada yang membicarakan rencana sebenarnya," ucapnya.
Baca juga: Konflik Palestina-Israel Paling Realistis Diselesaikan dengan Solusi Dua Negara
Lihat Juga :