Lampaui China, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Penanganan Covid-19

Senin, 20 Juli 2020 - 17:22 WIB
loading...
Lampaui China, DPR Minta...
Anggota Komisi IX DPR Saleh Partanoan Daulay menuntut pemerintah untuk mengevaluasi langkah mengatasi pengendalian kasus Covid-19 yang semakin menjadi setiap harinya, terlebih setelah adanya adaptasi kebiasaan baru (AKB). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Angka kasus positif Covid-19 di Tanah Air telah menyentuh angka 88.214 atau melampaui kasus di China yang menjadi tempat virus ini pertama kali ditemukan. Untuk itu, Komisi IX DPR menuntut pemerintah untuk mengevaluasi langkah mengatasi pengendalian kasus Covid-19 yang semakin menjadi setiap harinya, terlebih setelah adanya adaptasi kebiasaan baru (AKB) .

Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay berpandangan, sudah sepatutnya melakukan evaluasi terhadap seluruh kebijakan yang telah diambil. Selain itu, perlu juga dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas seluruh institusi negara dalam penanganan covid-19. Kasus positif yang semakin meningkat tidak bisa dibiarkan terus bertambah. Harus ada upaya konkret yang bisa dilakukan untuk menghentikan dan memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Indonesia. “Kalau masih pakai pendekatan lama dan yang ada saat ini, saya khawatir penyebaran virus tidak bisa dihentikan. Harus ada langkah-langkah progresif yang dilakukan,” kata Saleh, Senin (20/7/2020).

Pelaksana Harian (Plh) Ketua Fraksi PAN DPR ini menjelaskan, dalam konteks itu, pemerintah perlu memberdayakan semua potensi yang ada. Selain para dokter dan tenaga kesehatan, pemerintah harus memberdayakan para ahli virus baik dari perguruan tinggi maupun dari berbagai lembaga riset dan penelitian yang ada. Semua pendapat dan masukan harus didengar. ”Selanjutnya, masukan itu diramu sedemikian rupa untuk merumuskan langkah dan strategi baru dalam melawan Covid-19,” imbuhnya. (Baca juga: Bertambah 1.693, Kini Ada 88.214 Kasus Positif Covid-19 di Indonesia)

Bahkan, Saleh melihat bahwa kebijakan new normal atau AKB yang diterapkan pemerintah tidak efektif. Karena, banyak masyarakat tidak patuh bahkan terkesan abai terhadap protokol kesehatan “Malah, saya menilai orang-orang makin merasa aman dengan situasi yang ada. Akibatnya, banyak anggota masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. Bahkan, banyak juga yang sudah kembali menjalani hari-harinya sebagaimana sebelum Covid-19 ada di Indonesia,” sesal Saleh.

Selain itu, mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini juga mendesak pemerintah untuk memperhatikan tenaga-tenaga kesehatan yang menangani langsung pasien Covid-19. Pasalnya, banyak di antara mereka yang positif Corona. Ada juga yang meninggal akibat virus ini. Dan insentif yang dijanjikan pemerintah harus segera dibagikan. Jangan sampai alasan pendataan, insentif terlambat dibagikan kepada mereka. (Baca juga: Sebut Berbahaya, Ichsanuddin Noorsy Ogah Disorot Thermometer Gun)

“Sebelum mereka melindungi pasien, kita harus memastikan keselamatan mereka. Saya dengar, anggarannya kan ada. Pemerintah telah melonggarkan defisit anggaran. Itu artinya, anggaran untuk penanganan Covid-19 akan naik. Nah, program bidang kesehatan ini harus menjadi skala prioritas utama. Pastikan dulu anggaran untuk kesehatan ini cukup, baru berpikir untuk melaksanakan program bidang lainnya,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Berita Terkini
Delpedro Marhaen Hadiri...
Delpedro Marhaen Hadiri Sidang Vonis Nadiem Makarim
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Infografis
Resmi, DPR Akhirnya...
Resmi, DPR Akhirnya Minta TikTok Angkat Kaki dari AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved