IJTI Imbau Media Tidak Mengeksploitasi Pemberitaan Kasus Anak
Rabu, 12 April 2023 - 21:44 WIB
loading...
A
A
A
"Kedua, jurnalis profesional sudah berikrar memegang komitmen menjalankan kode etik dalam kerja profesinya," jelasnya.
Ketiga, kata Herik, jurnalis harus istikamah melindungi masa depan anak yang masih panjang. "Jangan sampai karya jurnalistik yang dibuat menyisakan dampak negatif, bukan saja berupa trauma, tapi juga bagaimana lingkungan akan menilai anak ini di masa depan, dan dampak-dampak negatif lainnya," tuturnya.
Keempat, IJTI mendorong jurnalis profesional atas kesadaran sendiri bertanggung jawab secara moral atas apa yang mereka lakukan dalam memproduksi karya jurnalistik. Bukan semata melihat persoalan dilarang atau tidak dilarang, sesuai ketentuan atau tidak sesuai ketentuan.
Baca juga: Diperkosa Ayah Tiri Sejak Usia 7 Tahun, Remaja Putri di Pademangan Hamil
"Yang kelima, jurnalis harus memilah mana yang dibutuhkan publik dan yang diinginkan publik. Karena tidak setiap yang diinginkan publik merupakan kebutuhan publik," tutupnya.
Ketiga, kata Herik, jurnalis harus istikamah melindungi masa depan anak yang masih panjang. "Jangan sampai karya jurnalistik yang dibuat menyisakan dampak negatif, bukan saja berupa trauma, tapi juga bagaimana lingkungan akan menilai anak ini di masa depan, dan dampak-dampak negatif lainnya," tuturnya.
Keempat, IJTI mendorong jurnalis profesional atas kesadaran sendiri bertanggung jawab secara moral atas apa yang mereka lakukan dalam memproduksi karya jurnalistik. Bukan semata melihat persoalan dilarang atau tidak dilarang, sesuai ketentuan atau tidak sesuai ketentuan.
Baca juga: Diperkosa Ayah Tiri Sejak Usia 7 Tahun, Remaja Putri di Pademangan Hamil
"Yang kelima, jurnalis harus memilah mana yang dibutuhkan publik dan yang diinginkan publik. Karena tidak setiap yang diinginkan publik merupakan kebutuhan publik," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :