Panglima TNI soal Pilot Susi Air: Jangan Tanya Terus, Nanti Mereka Tambah Bangga
Minggu, 09 April 2023 - 13:23 WIB
loading...
Panglima TNI Laksamana Yud Margono menegaskan tak akan mengerahkan pasukan dalam jumlah besar untuk membebaskan pilot Susi Air.Foto: MPI/Widya Michella
A
A
A
JAKARTA - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan tak ingin melaksanakan operasi militer dengan kekuatan penuh di Papua untuk menyelamatkan pilot Susi Air. Dia tidak ingin banyak warga sipil yang menjadi korban.
"Saya kira tidak usahlah bolak-balik yang ditanya pilot terus. Nanti tambah bangga mereka. Yang jelas kita sudah berhasil menangkap beberapa KKB dan sudah menyita beberapa banyak senjata dengan operasi teritorial, operasi damai cartenz yang kita laksanakan bersama Polri," ujar seusai Upacara HUT ke-77 TNI Angkatan Udara (AU) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2023).
Tentang pilot yang belum ditemukan, Yudo menyebutkan pihaknya tetap melaksanakan pencarian. Namun pihaknya tidak mau mengerahkan kekuatan TNI hanya untuk menyelamatkan pilot.
Baca juga: Istri Pilot Susi Air yang Disandera KKB Orang Pangandaran
"Pilot tetap kita selamatkan dengan cara-cara yang persuasif. Karena kalau saya serang dengan kekuatan kita nggak ada artinya. Pasti banyak korban yang mati termasuk pilotnya dan mereka pasti sudah ancang-ancang kalau diserang TNI pasti pilot akan dibunuh sama mereka," terang Yudo.
Hal itu, kata Yudo, biasanya dimanfaatkan KKB Papua dengan gembar-gembor di media sosial dengan berbagai fitnah dan tuduhan tidak mendasar.
"Nanti difitnah TNI yang bunuh atau Polri. ya ini lah makanya tolong ini para media tolong para media juga ikut meredam ini. Ini masalah kita bersama. ya kami berusaha sekeras tenaga untuk itu tapi saya lebih menyelamatkan masyarakat papua yang notabene banyak diganggu oleh para KKB," tambah Yudo Margono.
"Saya kira tidak usahlah bolak-balik yang ditanya pilot terus. Nanti tambah bangga mereka. Yang jelas kita sudah berhasil menangkap beberapa KKB dan sudah menyita beberapa banyak senjata dengan operasi teritorial, operasi damai cartenz yang kita laksanakan bersama Polri," ujar seusai Upacara HUT ke-77 TNI Angkatan Udara (AU) di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (9/4/2023).
Tentang pilot yang belum ditemukan, Yudo menyebutkan pihaknya tetap melaksanakan pencarian. Namun pihaknya tidak mau mengerahkan kekuatan TNI hanya untuk menyelamatkan pilot.
Baca juga: Istri Pilot Susi Air yang Disandera KKB Orang Pangandaran
"Pilot tetap kita selamatkan dengan cara-cara yang persuasif. Karena kalau saya serang dengan kekuatan kita nggak ada artinya. Pasti banyak korban yang mati termasuk pilotnya dan mereka pasti sudah ancang-ancang kalau diserang TNI pasti pilot akan dibunuh sama mereka," terang Yudo.
Hal itu, kata Yudo, biasanya dimanfaatkan KKB Papua dengan gembar-gembor di media sosial dengan berbagai fitnah dan tuduhan tidak mendasar.
"Nanti difitnah TNI yang bunuh atau Polri. ya ini lah makanya tolong ini para media tolong para media juga ikut meredam ini. Ini masalah kita bersama. ya kami berusaha sekeras tenaga untuk itu tapi saya lebih menyelamatkan masyarakat papua yang notabene banyak diganggu oleh para KKB," tambah Yudo Margono.
Lihat Juga :