Benny Rhamdani Pilih Selamatkan Pekerja Migran Ketimbang ASN Nakal
Kamis, 06 April 2023 - 20:52 WIB
loading...
A
A
A
"Sesungguhnya yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen kita kepada Merah Putih dan Republik. Yakni, dengan menguatkan kerja dan aksi nyata bersama, melibatkan semua kekuatan elemen 24 kementerian/lembaga," tuturnya
"Pemerintah pusat dan daerah, organisasi keagamaan-kemasyarakatan dan organisasi pemuda, para pegiat kemanusiaan, NGO serta kekuatan masyarakat sipil lainnya untuk memerangi sindikat perdagangan manusia," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan komitmen pemerintah menindak tegas pelaku sindikat mafia perdagangan orang dengan modus dipekerjakan ke luar negeri. Mahfud berjanji membawa hasil investigasi yang dilakukannya dengan BP2MI di Pelabuhan Internasional Batam Center ke dalam rapat pihak terkait di Jakarta.
"Kenapa saya hadir ke sini, karena hukum penindakan TPPO di sini macet, makanya saya hadir. Untuk penegakannya nanti saya akan rapatkan di Jakarta," katanya.
Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah narasumber di antaranya, Anggota Komisi I DPR Christina Aryani, Kabinda Kepri, Gubernur Kepri, Pimpinan Komnas HAM, Aktivis Perempuan Yenny Wahid. Direktur Jenderal Imigrasi, Ketua Dewan Pengarah BPIP, Pimpinan PBNU, dan Kadensus 88 Antiteror Polri.
"Pemerintah pusat dan daerah, organisasi keagamaan-kemasyarakatan dan organisasi pemuda, para pegiat kemanusiaan, NGO serta kekuatan masyarakat sipil lainnya untuk memerangi sindikat perdagangan manusia," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan komitmen pemerintah menindak tegas pelaku sindikat mafia perdagangan orang dengan modus dipekerjakan ke luar negeri. Mahfud berjanji membawa hasil investigasi yang dilakukannya dengan BP2MI di Pelabuhan Internasional Batam Center ke dalam rapat pihak terkait di Jakarta.
"Kenapa saya hadir ke sini, karena hukum penindakan TPPO di sini macet, makanya saya hadir. Untuk penegakannya nanti saya akan rapatkan di Jakarta," katanya.
Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah narasumber di antaranya, Anggota Komisi I DPR Christina Aryani, Kabinda Kepri, Gubernur Kepri, Pimpinan Komnas HAM, Aktivis Perempuan Yenny Wahid. Direktur Jenderal Imigrasi, Ketua Dewan Pengarah BPIP, Pimpinan PBNU, dan Kadensus 88 Antiteror Polri.
(abd)
Lihat Juga :