Benny Rhamdani Pilih Selamatkan Pekerja Migran Ketimbang ASN Nakal
Kamis, 06 April 2023 - 20:52 WIB
loading...
Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam acara Diskusi Publik yang diselenggarakan BP2MI bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Batam, Kamis (6/4/2023). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani memilih menyelamatkan calon pekerja migran Indonesia dari sindikat ilegal ketimbang aparatur sipil negara (ASN) nakal di lembaganya. Benny terus menabuh genderang perang kepada semua mafia atau sindikat penyalur pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal.
Polri diharapkan tak segan menangkap dan memberikan sanksi keras kepada sindikat ilegal tersebut, termasuk jika ada oknum atau sindikat ilegal di BP2MI.
"Siapa pun, baik pejabat maupun staf di lingkungan BP2MI terlibat dalam penempatan ilegal atau perdagangan orang, maka (akan berurusan) dengan penegak hukum Polri. Tidak perlu ragu untuk melakukan penangkapan, silakan proses hukum," kata Benny dalam acara Diskusi Publik yang diselenggarakan BP2MI bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Batam, Kamis (6/4/2023).
Benny merasa tak rugi jika harus kehilangan satu ASN atau PNS yang nakal. Menurutnya, hal tersebut tidak akan merugikan negara. "Lebih baik selamatkan satu orang anak bangsa, agar tidak menjadi korban perdagangan manusia. Ada 1-10 bahkan 100 ASN di lingkungan BP2MI yang harus diproses hukum," kata Benny yang juga sebagai Wakil Ketua Umum Partai Hanura ini.
"Dipenjarakan karena terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam penempatan ilegal pekerja migran Indonesia. Maka, hal itu akan kita relakan, bahkan kita ikhlaskan," katanya.
Menurutnya, semua ASN seharusnya jadi ujung tombak dalam memberantas sindikat ilegal. Dia berharap, semua stakeholder terlibat dalam perang semesta melawan sindikat.
Polri diharapkan tak segan menangkap dan memberikan sanksi keras kepada sindikat ilegal tersebut, termasuk jika ada oknum atau sindikat ilegal di BP2MI.
"Siapa pun, baik pejabat maupun staf di lingkungan BP2MI terlibat dalam penempatan ilegal atau perdagangan orang, maka (akan berurusan) dengan penegak hukum Polri. Tidak perlu ragu untuk melakukan penangkapan, silakan proses hukum," kata Benny dalam acara Diskusi Publik yang diselenggarakan BP2MI bersama Menko Polhukam Mahfud MD di Batam, Kamis (6/4/2023).
Benny merasa tak rugi jika harus kehilangan satu ASN atau PNS yang nakal. Menurutnya, hal tersebut tidak akan merugikan negara. "Lebih baik selamatkan satu orang anak bangsa, agar tidak menjadi korban perdagangan manusia. Ada 1-10 bahkan 100 ASN di lingkungan BP2MI yang harus diproses hukum," kata Benny yang juga sebagai Wakil Ketua Umum Partai Hanura ini.
"Dipenjarakan karena terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam penempatan ilegal pekerja migran Indonesia. Maka, hal itu akan kita relakan, bahkan kita ikhlaskan," katanya.
Menurutnya, semua ASN seharusnya jadi ujung tombak dalam memberantas sindikat ilegal. Dia berharap, semua stakeholder terlibat dalam perang semesta melawan sindikat.
Lihat Juga :