Partai Ummat Minta Presiden Jaga Jarak dengan Kandidat Pilpres 2024
Senin, 03 April 2023 - 19:49 WIB
loading...
A
A
A
Dia berpendapat, jika Presiden Jokowi mendukung salah satu capres, maka itu di luar ekspektasi publik. Dia mengaku memberikan pesan itu agar masyarakat sangat riang menghadapi proses Pilpres 2024.
Baca juga: Silaturahmi Ramadan Bareng Jokowi, Prabowo: Bahas Komitmen Kebangsaan
Hilmi mengingatkan para tokoh yang berpotensi menjadi capres akan diuji publik saat mengikuti debat kandidat pilpres dalam menyampaikan gagasannya. Jangan sampai terkesan ada capres dikehendaki dan tidak.
Ia mengaku mencemaskan kemungkinan munculnya dendam baru dari capres yang tidak dikehendaki tapi justru memenangkan kontestasi. "Yang baik itu Presiden memberikan jarak yang sama dengan semua capres. Tidak ada yang didukung atau yang tidak didukung sehingga dapat mempengaruhi obyektivitas instrumen pelaksana pemilu," tutur Hilmi.
Untuk itu, Partai Ummat meminta Presiden Jokowi agar tidak mendukung capres tertentu. "Tataplah demokrasi Indonesia ke depan. Jadikan Indonesia sebagai negara maju dalam berdemokrasi," katanya.
Baca juga: Silaturahmi Ramadan Bareng Jokowi, Prabowo: Bahas Komitmen Kebangsaan
Hilmi mengingatkan para tokoh yang berpotensi menjadi capres akan diuji publik saat mengikuti debat kandidat pilpres dalam menyampaikan gagasannya. Jangan sampai terkesan ada capres dikehendaki dan tidak.
Ia mengaku mencemaskan kemungkinan munculnya dendam baru dari capres yang tidak dikehendaki tapi justru memenangkan kontestasi. "Yang baik itu Presiden memberikan jarak yang sama dengan semua capres. Tidak ada yang didukung atau yang tidak didukung sehingga dapat mempengaruhi obyektivitas instrumen pelaksana pemilu," tutur Hilmi.
Untuk itu, Partai Ummat meminta Presiden Jokowi agar tidak mendukung capres tertentu. "Tataplah demokrasi Indonesia ke depan. Jadikan Indonesia sebagai negara maju dalam berdemokrasi," katanya.
(abd)
Lihat Juga :