Airlangga Bisa Jadi Cawapres bila Golkar Bergabung dengan Gerindra-PKB
Sabtu, 01 April 2023 - 08:55 WIB
loading...
Airlangga Hartarto berpeluang menjadi cawapres bila Partai Golkar bergabung dengan poros Gerindra-PKB. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Langkah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto untuk mendekati PKB-Gerindra merupakan pilihan tepat. Sebab, Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) hingga hari ini belum mendeklarasikan siapa capres-cawapres yang akan diusung pada Pemilu 2024.
"Tentunya ini jadi pilihan yang cukup rasional karena hingga saat ini di KIB pun, soal figur belum ada yang kuat sehingga ke koalisi Gerindra-PKB saya rasa Golkar bisa membangun komunikasi politik dan memenangkan kontestasi Pemilu 2024 juga," kata pengamat politik Herry Mendrofa kepada MNC Portal, Sabtu (1/4/2023).
Baca juga: Koalisi Golkar, PAN, dan PPP untuk Selamatkan Ganjar?
Dengan kondisi ini, lanjut Herry, masih ada kesempatan bagi Airlangga untuk diusung sebagai capres maupun cawapres jika Golkar resmi bergabung dengan KKIR. Sekalipun tidak menjadi capres atau cawapres, Herry meyakini akan ada titik temu lain yang menempatkan Golkar di pos kementerian pemerintahan dengan jumlah tertentu.
"Lazimnya akan ada titik temu dalam konteks kepentingan memenangkan pemilu karena semua ini akan ada ujungnya," katanya.
"Misalnya Golkar bisa saja meminta pos kementerian tertentu dalam jumlah tertentu jika tidak menjadi capres atau cawapres," sambungnya.
Diketahui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan bahwa Airlangga sdang mendekati PKB-Gerindra.
"Tentunya ini jadi pilihan yang cukup rasional karena hingga saat ini di KIB pun, soal figur belum ada yang kuat sehingga ke koalisi Gerindra-PKB saya rasa Golkar bisa membangun komunikasi politik dan memenangkan kontestasi Pemilu 2024 juga," kata pengamat politik Herry Mendrofa kepada MNC Portal, Sabtu (1/4/2023).
Baca juga: Koalisi Golkar, PAN, dan PPP untuk Selamatkan Ganjar?
Dengan kondisi ini, lanjut Herry, masih ada kesempatan bagi Airlangga untuk diusung sebagai capres maupun cawapres jika Golkar resmi bergabung dengan KKIR. Sekalipun tidak menjadi capres atau cawapres, Herry meyakini akan ada titik temu lain yang menempatkan Golkar di pos kementerian pemerintahan dengan jumlah tertentu.
"Lazimnya akan ada titik temu dalam konteks kepentingan memenangkan pemilu karena semua ini akan ada ujungnya," katanya.
"Misalnya Golkar bisa saja meminta pos kementerian tertentu dalam jumlah tertentu jika tidak menjadi capres atau cawapres," sambungnya.
Diketahui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengungkapkan bahwa Airlangga sdang mendekati PKB-Gerindra.
Lihat Juga :