Anwar Abbas Sindir Orang Sekuler Manfaatkan Agama: Pakai Koko dan Peci Jelang Pemilu

Kamis, 23 Maret 2023 - 14:09 WIB
loading...
Anwar Abbas Sindir Orang...
Wakil Ketua MUI KH Anwar Abbas mengkritisi pihak-pihak tertentu yang ingin memisahkan agama dengan politik. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Abbas mengkritisi pihak-pihak tertentu yang ingin memisahkan agama dengan politik . Menurutnya, agama dan politik tidak bisa dipisahkan karena konstitusi negara diatur berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Saya sampaikan, kalau agama tidak boleh dibawa dalam kehidupan politik, tentu itu jelas melanggar konstitusi dan ajaran agama. Kalau agama dianggap momok, itu sengaja diembuskan oleh orang-orang sekuler, termasuk soal politik identitas itu," kata Abbas dalam Gelora Talk bertajuk "Ramadhan 1444 H di Tahun Politik, Menggelorakan Spritualitas Bangsa" dikutip, Kamis (23/3/2023).

Abbas melihat justru orang-orang sekuler inilah yang memanfaatkan agama untuk kepentingan politik. Salah satu contohnya, mereka rajin memakai baju koko dan berpeci hitam menjelang tahun politik padahal biasanya tidak melakukannya.



"Mereka ini begitu sempurna memanfaatkan agama," ungkap Abbas.

Senada disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. Menurutnya, agama dan politik tidak bisa dipisahkan, apalagi dalam konteks Indonesia, agama adalah sumber ajaran dan sumber nilai, sehingga tidak bisa dibuatkan garis demarkasi antara agama dan politik.

"Saya setuju memisahkan agama dengan politik itu mustahil. Agama itu justru pemandu moral ketika berpolitik," kata Abdul Mu'ti di acara yang sama.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Peluang Sjafrie Sjamsoeddin...
Peluang Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Capres-Cawapres 2029, Ini Analisis Ray Rangkuti
Awal Ramadan Berbeda,...
Awal Ramadan Berbeda, Anwar Abbas Ingatkan Sikap Toleran Empat Imam Mazhab
Apa Itu Adonitologi?...
Apa Itu Adonitologi? Agama untuk Pemuja Wanita Berbokong Besar
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Kisah Raja Hayam Wuruk...
Kisah Raja Hayam Wuruk Satukan Tiga Aliran Agama Berbeda di Majapahit
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved