Kepala BP2MI Geram Oknum LPK Minta Rp8 Juta ke Pekerja Migran Buat Paspor
Senin, 20 Maret 2023 - 21:32 WIB
loading...
A
A
A
"Kita nanti rekomendasikan kepada Dinas Ketenagakerjaan, untuk mengecek ini, lalu kesalahannya apa, kalau saya sih ya sudah langsung cabut aja izinnya, enggak bisa lagi PMI dieksploitasi hari ini. Padahal duit yang dipakai PMI ini sangat sulit carinya tapi masih ada pihak-pihak yang nakal," tuturnya.
Dia juga memastikan oknum LPK bernama Hanaro harus diproses hukum. BP2MI, kata dia, bakal berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar bisa diproses secara hukum yang berlaku.
"Ini kurang ajar, anak bangsa diminta biaya pembuatan paspor Rp8 juta dengan jumlah yang begitu banyak, 9 PMI ini dari Jepara ini kasihan, saya katakan akan memproses Hanaro LPK, kita tidak boleh kalah kepada orang-orang nakal seperti ini," imbuhnya.
Dia pun menyoroti sikap LPK yang kerap mengintimidasi para PMI dengan dalih tidak bisa meloloskan seleksi PMI, sehingga tidak bisa diberangkatkan ke tempat penempatan pekerja migran di luar negeri.
"Ini sering dilakukan LPK, ini kan hanya lembaga pelatihan tapi sudah ngaco. Seolah-olah mereka menjanjikan ini lulus. Menjanjikan orang terbang termasuk paspor seolah harus bayar kepada meraka, enggak ada itu saya ingin memang yang nakal ini dihukum," pungkasnya.
Dia juga memastikan oknum LPK bernama Hanaro harus diproses hukum. BP2MI, kata dia, bakal berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar bisa diproses secara hukum yang berlaku.
"Ini kurang ajar, anak bangsa diminta biaya pembuatan paspor Rp8 juta dengan jumlah yang begitu banyak, 9 PMI ini dari Jepara ini kasihan, saya katakan akan memproses Hanaro LPK, kita tidak boleh kalah kepada orang-orang nakal seperti ini," imbuhnya.
Dia pun menyoroti sikap LPK yang kerap mengintimidasi para PMI dengan dalih tidak bisa meloloskan seleksi PMI, sehingga tidak bisa diberangkatkan ke tempat penempatan pekerja migran di luar negeri.
"Ini sering dilakukan LPK, ini kan hanya lembaga pelatihan tapi sudah ngaco. Seolah-olah mereka menjanjikan ini lulus. Menjanjikan orang terbang termasuk paspor seolah harus bayar kepada meraka, enggak ada itu saya ingin memang yang nakal ini dihukum," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :