Kapolri Minta 5 Oknum Polda Jateng Terlibat Pungli Penerimaan Siswa Bintara Dipecat
Sabtu, 18 Maret 2023 - 15:51 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan agar lima anggota Polda Jawa Tengah yang tertangkap tangan kasus pungutan liar (pungli) penerimaan calon siswa Bintara Polri dipecat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan agar lima anggota Polda Jawa Tengah yang tertangkap tangan kasus pungutan liar (pungli) penerimaan calon siswa Bintara Polri dipecat.
Hal itu disampaikan Sigit kepada Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Kabid Propam Polda Jawa Tengah saat menutup Rakernis SDM Polri di Riau, Jumat, 17 Maret 2023. Sigit tak ingin kelima oknum polisi itu hanya dihukum demosi.
"Saya sudah perintahkan kepada Kapolda dan Kabid Propam berikan hukuman, kalau tidak di PTDH, proses pidana. Sehingga tidak ada lagi yang bermain-main dengan masalah ini," kata
Baca juga: Arahan Kapolri saat Penutupan Rakernis SSDM Polri
Mantan Kabareskrim menegaskan langkah itu diambil sebagai langkah serius sedang memperbaiki citra Polri. Sigit menegaskan tak akan memberi ruang bagi oknum-oknum yang bisa merusak citra Polri. "Karena kita semua sudah serius, saya lihat teman-teman ini sudah luar biasa, tapi kalau kemudian di luar masih ada bermain-main, menembak di atas kuda, mau apa jadinya kita. Tetap persepsi selalu akan begitu," tegasnya.
Hal itu disampaikan Sigit kepada Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Kabid Propam Polda Jawa Tengah saat menutup Rakernis SDM Polri di Riau, Jumat, 17 Maret 2023. Sigit tak ingin kelima oknum polisi itu hanya dihukum demosi.
"Saya sudah perintahkan kepada Kapolda dan Kabid Propam berikan hukuman, kalau tidak di PTDH, proses pidana. Sehingga tidak ada lagi yang bermain-main dengan masalah ini," kata
Baca juga: Arahan Kapolri saat Penutupan Rakernis SSDM Polri
Mantan Kabareskrim menegaskan langkah itu diambil sebagai langkah serius sedang memperbaiki citra Polri. Sigit menegaskan tak akan memberi ruang bagi oknum-oknum yang bisa merusak citra Polri. "Karena kita semua sudah serius, saya lihat teman-teman ini sudah luar biasa, tapi kalau kemudian di luar masih ada bermain-main, menembak di atas kuda, mau apa jadinya kita. Tetap persepsi selalu akan begitu," tegasnya.
Lihat Juga :