Jelang Lebaran 2023, Pemprov Jateng Persiapkan Kelancaran Lalu Lintas Pemudik dan Stok Sembako

Jum'at, 17 Maret 2023 - 20:37 WIB
loading...
Jelang Lebaran 2023,...
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bersama berbagai pihak terkait berupaya mempersiapkan pelaksanaan mudik Lebaran 2023 agar berjalan aman dan lancar.
A A A
KARANGANYAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bersama berbagai pihak terkait berupaya mempersiapkan pelaksanaan mudik Lebaran 2023 agar berjalan aman dan lancar. Terlebih Jawa Tengah menjadi salah satu daerah dengan jumlah pemudik terbesar, sehingga berbagai persiapan dan antisipasi harus dilakukan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat rapat koordinasi lintas sektoral persiapan Posko Terpadu Lebaran 2023 menjelaskan, berbagai persiapan yang harus dilakukan menjelang Lebaran. Antara lain perbaikan jalan rusak, stok dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat harus merata, kelancaran lalulintas pemudik dan akses di tempat-tempat wisata, serta kewaspadaan terhadap bencana alam

"Rapat koordinasi ini untuk persiapan Posko Terpadu Lebaran, karena kita mengantisipasi di 2023 yang mudik pasti banyak. Dengan jumlah pemudik yang cukup besar, tentu saja kita harus mengantisipasi dari sisi lalulintas maupun kebutuhan pokok masyarakat," ujar sekda di Hotel Syariah, Colomadu Karanganyar, Jumat (17/3/2023).

Untuk mengantipasi ketidaknyamanan pemudik saat melintas di Jateng, perbaikan jalan rusak karena curah hujan yang tinggi terus dilakukan. Pihaknya sudah meminta Bina Marga untuk ekselerasi pemeliharaan dan pembangunan-pembangunan yang ada, terutama di jalan nasional supaya selesai sebelum lebaran.

Persiapan lainnya adalah persediaan dan distribusi bahan pokok masyarakat harus merata dan lancar. Kondisi bertambahnya jumlah penduduk Jateng menjadi sekitar 48 juta jiwa saat musim Lebaran, akan berdampak terhadap tingginya kebutuhan bahan pokok. Sehingga pasokan dan distribusi harus selalu lancar dan merata agar tidak terjadi inflasi.

"Ini perlu diantisipasi karena yang akan masuk ke Jateng cukup banyak dan penduduk Jateng akan meningkat luar biasa. Sehingga pergerakan kebutuhan masyarakat juga harus bisa diantisiapsi supaya tidak terjadi distribusi yang tidak merata karena nanti ujung-ujungnya masalah inflasi," tuturnya.

Tidak kalah penting adalah kewaspadaan di tempat -tempat wisata yang ada di Jateng. Karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat apabila telah sampai di kampung halaman dan berkumpul keluarga, kemudian akan berwisata. Sehingga akses dan kondisi objek wisata harus menjadi perhatian supaya pengunjung tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Ia menambahkan, cuaca ekstrem juga harus diwaspadai. Berdasarkan prakiraan BMKG, tahun 2023 curah hujan berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada bulan April beberapa daerah ada yang sudah masuk musim kemarau, sehingga daerah-daerah rawan kekeringan perlu diantisipasi terkait persiapan kebutuhan air bersih. Selain itu, daerah daerah rawan longsor dan banjir juga harus diwaspadai lebih awal.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan Jateng, Syurya Deta Syafrie menjelaskanbeberapa isu menonjol menjelang Lebaran 2023. Yakni adanya pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan nasyarakat (PPKM), hasil survei Badan Kebijakan Transportasi bahwa Jateng merupakan daerah tujuan terbesar. Selain itu, adanya cuti bersama yang cukup panjang mulai tanggal 21 - 26 April 2023.

"Juga berdasarkan prakiraan BMKG bahwa cuaca ekstrem akan terjadi pada Maret, April, dan Mei. Sehingga bagaimana nanti kita bisa saling mengantisipasi cuaca ekstrem, angin kencang, hujan lebat, dan curah hujan tinggi menjadi tantangan kita untuk menjaga Jateng tetap kondusif," ucapnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Gelar Operasi Ketupat,...
Gelar Operasi Ketupat, Polri Dirikan 2.746 Pos Amankan Perayaan Idulfitri 2026
Jelang Mudik Lebaran,...
Jelang Mudik Lebaran, AHY Instruksikan Kementerian PU Pantau Infrastruktur
Infrastruktur Fisik...
Infrastruktur Fisik Dikebut, Pembangunan Kesehatan Mental Terlupakan
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
Berita Terkini
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Infografis
Daerah Asal dan Tujuan...
Daerah Asal dan Tujuan Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved