Cak Imin Tetap Optimistis Nyapres: Dosa dan Haram Kalau Saya Nggak Percaya Diri
Kamis, 16 Maret 2023 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
"PKB sebagai penerima mandat politik NU pasti diganggu karena semua iri kok ada parpol yang punya kekuatan selengkap PKB," katanya.
Baca juga: Adik Prabowo Sebut Cak Imin Belum Pasti Cawapres, Ada Peluang Airlangga
Sementara itu, Partai Gerindra yang telah berkoalisi dengan PKB mulai terbuka tentang sosok yang akan mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Namun sosoknya tetap harus disetujui oleh PKB.
"Kemungkinan itu terbuka kalau Pak Ganjar mau jadi (cawapres). Tapi harus disetujui oleh PKB. Kan begitu harus disetujui PKB," kata Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo, Minggu (12/3/2023).
Hashim meyakini dari komunikasi dengan PKB beberapa waktu terakhir belum ada yang secara blak-blakan menyepakati cawapres Prabowo Subianto haruslah Muhaimin Iskandar (Cak Imin). "Saya kira bukan. Itu calon-calon yang disetujui dan tentu dicalonkan oleh PKB," kata Hashim.
Baca juga: Adik Prabowo Sebut Cak Imin Belum Pasti Cawapres, Ada Peluang Airlangga
Sementara itu, Partai Gerindra yang telah berkoalisi dengan PKB mulai terbuka tentang sosok yang akan mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Namun sosoknya tetap harus disetujui oleh PKB.
"Kemungkinan itu terbuka kalau Pak Ganjar mau jadi (cawapres). Tapi harus disetujui oleh PKB. Kan begitu harus disetujui PKB," kata Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo, Minggu (12/3/2023).
Hashim meyakini dari komunikasi dengan PKB beberapa waktu terakhir belum ada yang secara blak-blakan menyepakati cawapres Prabowo Subianto haruslah Muhaimin Iskandar (Cak Imin). "Saya kira bukan. Itu calon-calon yang disetujui dan tentu dicalonkan oleh PKB," kata Hashim.
(abd)
Lihat Juga :