Cak Imin Sebut Golkar Akan Merapat ke KKIR, Pengamat: Peluang Prabowo Gandeng Airlangga Besar
Senin, 13 Maret 2023 - 15:27 WIB
loading...
Menhan Prabowo Subianto menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (19/9/2022). FOTO/KONTRIBUTOR MPI
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Power, Ikhwan Arif menyebut tak menutup kemungkinan Prabowo Subianto akan berduet dengan Airlangga Hartarto di Pilpres 2024. Prabowo hingga saat ini dinilai masihterkendala dengan figur calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya.
"Sehingga, tidak menutup kemungkinan Golkar akan menerima pinangan Gerindra dengan mengerucutkan nama Prabowo dan Airlangga," kata Ikhwan, Senin (13/3/2023).
Menurutnya, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digawangi, Golkar, PPP, dan PAN saat ini punya banyak nominasi bakal capres dan cawapres tapi konsolidasi partai masih jalan di tempat. Selain itu, KIB darisisi internal punya satu nominasi kandidat terkuat dari Partai Golkar, Airlangga Hartarto karenasejauh ini PAN dan PPP terkesan mendukung tokoh-tokoh dari luar koalisi seperti Ganjar Pranowo, ErickThohir, dan Sandiga Uno.
Rumitnya konsolidasi di internal partai koalisi, semakin membuka peluang anggota KIB lainnya melebur dengan koalisi lain. "Misalnya kedekatan Golkar dan Gerindra bisa saja membuka peluang duet Prabowodan Airlangga terwujud," ucap Ikhwan.
"Sehingga, tidak menutup kemungkinan Golkar akan menerima pinangan Gerindra dengan mengerucutkan nama Prabowo dan Airlangga," kata Ikhwan, Senin (13/3/2023).
Menurutnya, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digawangi, Golkar, PPP, dan PAN saat ini punya banyak nominasi bakal capres dan cawapres tapi konsolidasi partai masih jalan di tempat. Selain itu, KIB darisisi internal punya satu nominasi kandidat terkuat dari Partai Golkar, Airlangga Hartarto karenasejauh ini PAN dan PPP terkesan mendukung tokoh-tokoh dari luar koalisi seperti Ganjar Pranowo, ErickThohir, dan Sandiga Uno.
Rumitnya konsolidasi di internal partai koalisi, semakin membuka peluang anggota KIB lainnya melebur dengan koalisi lain. "Misalnya kedekatan Golkar dan Gerindra bisa saja membuka peluang duet Prabowodan Airlangga terwujud," ucap Ikhwan.
Lihat Juga :